daelpos.com — Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya di tengah tekanan berat yang melanda pasar saham domestik. Keputusan itu diambil setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Selasa, Iman menyatakan pengunduran dirinya dilakukan demi menjaga stabilitas dan kepercayaan pasar. “Saya menilai ini adalah langkah terbaik agar BEI dapat bergerak lebih leluasa menghadapi tantangan pasar yang tidak ringan,” ujar dia.
IHSG tercatat mengalami penurunan tajam seiring meningkatnya volatilitas global, arus keluar modal asing, serta kekhawatiran investor terhadap kondisi makroekonomi. Tekanan tersebut berdampak pada sejumlah saham berkapitalisasi besar dan memicu koreksi di berbagai sektor.
Dewan Komisaris BEI menyebut telah menerima pengunduran diri Iman dan akan segera menunjuk pelaksana tugas direktur utama untuk memastikan operasional bursa tetap berjalan normal. “Kami menghormati keputusan Saudara Iman Rachman dan berterima kasih atas kontribusinya selama memimpin BEI,” kata Komisaris Utama BEI dalam pernyataan resmi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan akan berkoordinasi dengan BEI untuk menjaga stabilitas pasar dan memastikan perlindungan investor. OJK juga menegaskan bahwa mekanisme perdagangan dan pengawasan tetap berjalan sesuai ketentuan.
Iman Rachman menjabat sebagai Direktur Utama BEI sejak 2022. Selama masa kepemimpinannya, BEI mencatat sejumlah inisiatif penguatan pasar, termasuk peningkatan jumlah investor ritel dan pengembangan produk pasar modal.
Hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG masih bergerak fluktuatif, dengan pelaku pasar menanti langkah kebijakan lanjutan dari regulator dan otoritas terkait.








