Wajib Rangkul UMKM, Petani, Peternak, dan Nelayan: SPPG Dilarang Tolak Produk Lokal

Wednesday, 28 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto dok. Humas BGN

foto dok. Humas BGN

daelpos.com – Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini diwajibkan untuk menerima dan membina produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta hasil pertanian, peternakan, dan perikanan dari petani, peternak, dan nelayan kecil. Penolakan semena-mena terhadap produk lokal tidak lagi diperbolehkan.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, saat memberikan arahan kepada seluruh Kepala SPPG se-Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, dalam acara Koordinasi dan Evaluasi bersama Forkompimda, Kasatpel, Yayasan, Mitra, Korwil, dan Kepala SPPG di Kota Bondowoso, Jawa Timur, Senin (26/1).

“Dalam Pasal 38 ayat 1 Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri serta pelibatan UMKM, koperasi, koperasi desa/kelurahan merah putih, dan BUMDesa,” jelas Nanik.

Nanik menekankan bahwa SPPG wajib mengakomodasi produk lokal agar dapat menggerakkan perekonomian rakyat. Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM, petani, peternak, dan nelayan kecil dalam program MBG.

“Jadi, ingat ya, Kepala SPPG dan Mitra, jangan pernah menolak produk petani, peternak, dan nelayan kecil dengan semena-mena,” tegas Nanik.

Pemerintah juga menegaskan akan menindak SPPG atau mitra yang terbukti menolak produk lokal dan lebih mengutamakan supplier besar yang berpotensi memonopoli pasokan bahan pangan MBG. “Akan saya suspend. Sebab ini berarti anda melawan Peraturan Presiden,” tambah Nanik, mantan wartawan senior itu.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk pelaksanaan MBG menegaskan, SPPG dan mitra harus membina UMKM, petani, peternak, dan nelayan agar mampu memasok bahan pangan berkualitas ke dapur MBG. “Laksanakan program MBG dengan nurani, jangan hanya sekadar bisnis oriented,” pungkasnya.

See also  Ini 10 Lokasi Layanan Vaksin Pfizer di Jakarta Bisa Daftar Lewat JAKI

Berita Terkait

Inpres Jalan Daerah 2025, Kementerian PU Perkuat Akses Distribusi Komoditas Ekspor Kayu Arang di Kotabaru
Menteri Iftitah: Investor Global Mulai Lirik Kawasan Transmigrasi
Dony Oskaria Bahas Penugasan Strategis BUMN Percepat Pembangunan Nasional
Tas Viral Bright Gas di Jakarta Fair 2026, Dorong Penjualan dan Buka Dampak Ekonomi Berantai Bagi UMKM
Buka IGYLS 2026, Ketua DPD RI Ajak Anak Muda Pimpin Gerakan Hijau Global
Percepatan Penanganan SPAM di Aceh, Pastikan Layanan Air Minum Pascabencana Segera Pulih
Kemenag Siapkan Edukasi Cegah Penyebaran LGBTQ
KPTDP Bahas Perkembangan Pemerintah Digital Bersama Tony Blair

Berita Terkait

Thursday, 9 July 2026 - 18:21 WIB

Inpres Jalan Daerah 2025, Kementerian PU Perkuat Akses Distribusi Komoditas Ekspor Kayu Arang di Kotabaru

Thursday, 9 July 2026 - 17:24 WIB

Menteri Iftitah: Investor Global Mulai Lirik Kawasan Transmigrasi

Wednesday, 8 July 2026 - 18:51 WIB

Dony Oskaria Bahas Penugasan Strategis BUMN Percepat Pembangunan Nasional

Wednesday, 8 July 2026 - 13:49 WIB

Tas Viral Bright Gas di Jakarta Fair 2026, Dorong Penjualan dan Buka Dampak Ekonomi Berantai Bagi UMKM

Wednesday, 8 July 2026 - 13:41 WIB

Buka IGYLS 2026, Ketua DPD RI Ajak Anak Muda Pimpin Gerakan Hijau Global

Berita Terbaru

foto ist

News

Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur

Saturday, 11 Jul 2026 - 08:42 WIB