daelpos.com – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Transmigrasi membangun 452 sekolah dasar dan menengah, serta 62 fasilitas umum lainnya. Ini disampaikan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (3/2).
“Bapak Presiden menghendaki tidak boleh lagi ada sekolah yang atapnya bocor atau proses belajar terganggu akibat sarana dan prasarana sekolah yang tidak memadai,” kata Menteri Iftitah.
Kementerian Transmigrasi juga membangun atau memperbaiki 454 unit toilet dan 44 unit Sarana Air Bersih.
“Ini adalah investasi karakter, bukan sekadar infrastruktur dasar. Tahun 2025, sesuai arahan Bapak Presiden, kami membangun toilet dan sarana air bersih di sekolah-sekolah di seluruh kawasan transmigrasi,” imbuh Mentrans.
Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo nomor 4, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Ditjen PPKTrans), Elis Sampe Andi, menegaskan pembangunan toilet dan revitalisasi sarana pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat dan produktivitas transmigran, sekaligus meningkatkan kualitas SDM.
“Rehabilitasi sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan telah menciptakan ruang belajar yang lebih aman dan kondusif, sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak di kawasan transmigrasi,” ujarnya.
Direktur Elis menambahkan, pembangunan toilet menjadi bagian penting dari upaya membangun kawasan transmigrasi yang sehat, layak huni, dan berdaya saing guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat transmigran dan memperkuat pengembangan kawasan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Melalui pembangunan dan peningkatan fasilitas sanitasi ini, Kementerian Transmigrasi memperkuat komitmen menghadirkan kawasan transmigrasi yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga sehat, bersih, dan mendukung tumbuhnya SDM unggul di wilayah-wilayah pengembangan baru Indonesia.








