Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tumbuh Mendekati 8 Persen pada 2029

Wednesday, 4 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa / foto ist

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa / foto ist

daelpos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme pemerintah terhadap prospek perekonomian nasional yang diyakini mampu tumbuh hingga mendekati 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Optimisme itu disampaikan Purbaya dalam Indonesia Economic Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Purbaya memaparkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan tren akseleratif. “Tahun ini 6 persen, tahun depan 6,5 persen, setelah itu mendekati 7 persen, dan menjelang 2029 mendekati 8 persen, jika saya masih menjabat,” ujar dia.

Menurut Purbaya, arah perekonomian nasional saat ini berada pada jalur yang tepat setelah melewati fase perlambatan. Ia menilai pemulihan ekonomi Indonesia berlangsung kuat dan berkelanjutan, tercermin dari perkembangan ekonomi dalam beberapa bulan terakhir.

“Saat ini perekonomian bergerak ke arah yang benar dan terus mengalami percepatan. Setelah empat bulan perkembangan ekonomi terakhir, sudah jelas bahwa pemulihan ekonomi kuat dan akan semakin menguat,” katanya.

Ia menekankan bahwa kunci utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi terletak pada perbaikan fundamental ekonomi secara menyeluruh. Pemerintah, kata dia, tetap menjaga stabilitas fiskal di tengah upaya pemberian stimulus untuk mendorong pertumbuhan.

“Kami memastikan likuiditas yang cukup dalam sistem, menjaga stabilitas fiskal, dan melakukan ekspansi fiskal untuk mendorong perekonomian, namun tetap tidak melampaui batas defisit 3 persen dari produk domestik bruto,” ujar Purbaya. Ia menambahkan, kehati-hatian fiskal tetap menjadi pijakan utama kebijakan pemerintah.

Purbaya juga menyebut pemerintah tengah mengoptimalkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi belanja dan kebijakan pemerintah maupun dari sektor swasta. Dukungan terhadap dunia usaha diyakini akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saat ini kami berupaya menggerakkan dua mesin pertumbuhan sekaligus, yaitu sektor pemerintah dan sektor swasta. Dengan itu, pertumbuhan di atas 6 persen menjadi mudah dicapai,” katanya.

See also  Jokowi Bagikan Sembako untuk Masyarakat di Yogyakarta

Untuk mendukung percepatan tersebut, pemerintah terus melakukan perbaikan iklim usaha melalui penyederhanaan birokrasi dan penghapusan hambatan investasi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pembentukan satuan tugas khusus untuk mengatasi persoalan dunia usaha.

“Kami memiliki satuan tugas debottlenecking, di mana setiap pelaku usaha dapat menyampaikan langsung kendala yang dihadapi. Saya pikir satu tahun dari sekarang kondisi iklim bisnis akan jauh lebih baik,” ujar Purbaya.

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global
Tag :

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Monday, 9 February 2026 - 17:27 WIB

BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Hutama Karya Dukung Bakti Sosial Sembako di Minahasa Untuk Masyarakat

Sunday, 15 Feb 2026 - 01:04 WIB