daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) secara resmi menugaskan Ir. Hamdani, S.T., M.M. sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan. Penugasan ini berlaku efektif mulai 25 Februari hingga 31 Maret 2026.
Keputusan penugasan tersebut tertuang dalam Surat Tugas Nomor KP.02.00/ST-19/DU/2026 tertanggal 24 Februari 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Keputusan Para Pemegang Saham PT Hutama Karya (Persero) Nomor 124 Tahun 2026 pada pertengahan Februari lalu terkait perombakan jajaran Direksi perusahaan, yang mana pejabat Sekretaris Perusahaan sebelumnya mendapat penugasan baru di tingkat Direksi.
Melalui fungsi Sekretaris Perusahaan, Hutama Karya akan terus memastikan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi. Hal ini sejalan dengan kepatuhan terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, serta Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I.E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Penunjukan Hamdani sebagai Plh. EVP Sekretaris Perusahaan dinilai strategis. Dengan rekam jejak yang solid di operasional dan manajemen, Hamdani diharapkan mampu menjembatani koordinasi antara manajemen, regulator, media, dan pemangku kepentingan lainnya.
Saat ini, Hamdani juga tercatat masih menjabat sebagai Senior Vice President (SVP) PBK & Engineering pada Divisi Sipil Umum Hutama Karya sejak April 2023. Kariernya di perseroan terus menanjak, dari sebelumnya menempati posisi Vice President (VP) PBK pada Divisi Sipil Umum (2020–2023), hingga pernah dipercaya bertugas sebagai Senior Expert pada fungsi Sekretaris Perusahaan.
Pria kelahiran Magelang ini menyelesaikan studi Sarjana Teknik Sipil di Universitas Diponegoro (1999) dan mempertajam kapabilitas kepemimpinannya dengan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Indonesia (2023).
Penugasan ini adalah wujud nyata komitmen perseroan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten. Di tengah mandat besar pembangunan infrastruktur nasional, penguatan di lini Sekretaris Perusahaan menjadi kunci untuk merawat reputasi dan kepercayaan publik.








