daelpos.com – Komitmen dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah timur Indonesia terus diwujudkan oleh PLN Nusantara Power (PLN NP). Melalui anak usahanya, PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), PLN NP berhasil mencapai tonggak penting dalam proyek pembangunan PLTU Sofifi 2×3 MW Unit #2 di Sofifi, Pulau Halmahera, Maluku Utara, yang ditandai dengan keberhasilan First Synchrone dengan jaringan listrik milik PT PLN (Persero) UP3 Sofifi pada Februari lalu.
Proses menuju First Synchrone tersebut telah melalui berbagai tahapan pengujian peralatan secara menyeluruh dan memenuhi seluruh persyaratan teknis, termasuk penerbitan Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif). Dalam pelaksanaannya, proyek ini juga menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan yang berhasil diatasi melalui koordinasi yang solid serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen PLN Nusantara Power dalam mendukung keandalan listrik di wilayah timur Indonesia.
“Keberhasilan First Synchrone PLTU Sofifi Unit #2 menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di Maluku Utara. PLN Nusantara Power melalui PLN NPC terus berkomitmen menghadirkan pembangkit yang andal untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses listrik yang lebih stabil serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ruly.
Keberhasilan ini melengkapi capaian sebelumnya pada PLTU Sofifi Unit #1 yang telah diserahterimakan kepada PLN Unit Induk Wilayah Maluku & Maluku Utara pada 14 November 2025. Berita Acara Taking Over Certificate (TOC) Unit #1 juga telah ditandatangani bersama antara PLN UIP Maluku Papua dan PLN NPC pada 7 Januari 2026.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim proyek.
“PLN Nusantara Power Construction berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Maluku Utara, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat,” ujar Djarot.
Dalam proyek pembangunan PLTU Sofifi 2×3 MW ini, PLN NPC melaksanakan berbagai pekerjaan utama mulai dari erection civil work, mechanical, piping, instrument, hingga electrical work sampai pada tahap testing & commissioning. Proyek pembangkit yang dikelola oleh PLN UIP Maluku & Papua ini selanjutnya akan melanjutkan tahapan pengujian Reliability Run selama 14 hari, dilanjutkan dengan Performance Test, sebelum akhirnya mencapai Commercial Operation Date (COD).
PLTU Sofifi 2×3 MW berperan penting dalam menyuplai kebutuhan listrik di Kota Sofifi yang merupakan Ibu Kota Provinsi Maluku Utara beserta wilayah sekitarnya. Kehadiran pembangkit ini tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Halmahera, tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel yang sebelumnya menjadi tulang punggung pasokan listrik di wilayah tersebut.
Dengan hadirnya PLTU Sofifi, kondisi kelistrikan di Kota Sofifi yang sebelumnya kerap mengalami defisit kini berubah menjadi surplus, sehingga pasokan listrik bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi dapat menjadi lebih andal dan stabil.(*)








