Posko Nasional ESDM Ramadan–Idulfitri 2026 Dibuka, Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Aman

Friday, 13 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Posko Nasional sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai pusat pemantauan dan koordinasi layanan energi bagi masyarakat menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026 secara resmi dibuka Pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Posko ini diharapkan menjadi rujukan informasi yang dapat diandalkan terkait bahan bakar minyak (BBM), LPG, listrik, hingga informasi potensi kebencanaan geologi selama Ramadan dan Idulfitri. Posko beroperasi selama 20 hari mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026 berlokasi di gedung BPH Migas.

Pembukaan diresmikan secara simbolis oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Gedung BPH Migas, Jakarta, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan Posko Nasional Sektor ESDM menjadi tempat berkoordinasi antar instansi terkait dan menjadi pusat informasi bagi masyarakat dan stakeholder mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan.

“Secara nasional ketersediaan BBM dan LPG untuk kebutuhan Hari Raya Idulfitri 1447 H sangat memadai,” jelas Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung.

Ketua Posko Nasional Sektor ESDM periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati, menekankan pentingnya sinergi antar lembaga agar pelaksanaan Posko berjalan lancar dan mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sebagaimana diharapkan Wakil Menteri ESDM.

“Dalam pelaksanaan kegiatan Posko Nasional Sektor ESDM ini, penting kiranya untuk kita bersinergi agar pelaksanaan Posko berjalan dengan lancar. Sinergitas ini tentu saja bukan hanya internal anggota Posko, tetapi juga sinergitas dengan stakeholder lainnya, seperti KORLANTAS POLRI, terkait dengan adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan,” ujar Erika.

Selama periode Posko Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, BPH Migas bersama Pertamina menyiagakan 125 terminal BBM, 7.885 SPBU, dan 72 DPPU, serta fasilitas tambahan di wilayah dengan permintaan tinggi.

See also  PLN EPI Tandatangani MoU dengan PT Biomassa Energi Group dan G7 Group Polandia

Adapun proyeksi dinamika kebutuhan BBM selama periode Posko menunjukkan gasoline diperkirakan meningkat sekitar 12,0 persen dibandingkan kondisi normal, sedangkan gasoil turun sekitar 14,5 persen. Sementara itu, kebutuhan avtur diperkirakan meningkat 2,8 persen dan kerosene naik sekitar 4,2 persen dibandingkan realisasi normal.

Untuk LPG, Ditjen Migas bersama Pertamina menyiagakan 40 terminal LPG, 757 SPBE, dan 6.662 agen LPG. Prognosa ketahanan stok LPG nasional berada pada kisaran 12-15 hari. Kondisi stok ini dijaga tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, dengan dukungan agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam khususnya di wilayah dengan permintaan tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan energi nasional, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, dalam kondisi aman periode Ramadan Idulfitri 1447 H.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi di periode ini, Pertamina juga telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri yang berlangsung mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan bahwa Pertamina terus memperkuat kesiapan operasional serta layanan kepada masyarakat agar kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.

“Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG berada dalam kondisi aman untuk menyambut Ramadan dan Idulfitri. Kami juga terus memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal melalui jaringan distribusi energi yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Simon, pada kesempatan kegiatan pembukaan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ramadan Idulfitri 2026 bersama Kementerian ESDM, BPH Migas dan lembaga terkait di Jakarta, 12 Maret 2026.

Selain itu, Pertamina menyiapkan berbagai layanan tambahan di wilayah atensi, yaitu wilayah yang diperkirakan mengalami lonjakan konsumsi energi selama periode Ramadan dan Idulfitri.

See also  Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional

“Beberapa layanan tambahan kami siapkan, antara lain motoris Pertamina Delivery Service (PDS) yang dapat mengantarkan BBM ketika terjadi kemacetan di jalan, serta mobil tangki yang disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar,” tambah Simon.

Di sisi lain, Pertamina juga terus memperkuat infrastruktur energi nasional, termasuk menjajaki potensi kerja sama pembangunan fasilitas penyimpanan energi (storage) guna meningkatkan ketahanan energi nasional.

Terkait kondisi kapal di kawasan Teluk Arab, Simon menegaskan Pertamina terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Saat ini terdapat dua kapal yang telah melanjutkan operasional, yakni Pertamina International Shipping (PIS) Rinjani dan PIS Paragon, yang melayani non-captive market dengan tujuan pengiriman ke Kenya dan India, sehingga tidak terkait langsung dengan kebutuhan energi domestik Pertamina,” jelas Simon.

Sementara itu, terdapat dua kapal Pertamina yang masih berada di wilayah Teluk Arab, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro.

“Prioritas utama Pertamina adalah memastikan keselamatan kru kapal serta keamanan kargo yang diangkut. Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan otoritas terkait untuk memastikan situasi tetap kondusif sehingga kapal dapat melanjutkan operasional dengan aman,” ujar Simon.

Sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika geopolitik global, Pertamina juga terus melakukan diversifikasi sumber pasokan energi dari berbagai wilayah dunia. Selain dari kawasan Timur Tengah, pasokan energi juga berasal dari Afrika, Amerika, serta wilayah lainnya untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional.

“Dengan dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran distribusi energi serta menjaga ketahanan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia,” terang Simon.

Berita Terkait

Ujicobakan Carbon Capture and Storage Berbasis Alga Pertama di Indonesia, PLN Nusantara Power UP Muara Karang Jadi Center of Leading Innovation Energy
Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi
PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender
Sustainability Champions, Kontribusi Nyata Perwira Pertamina dalam Keberlanjutan
Blok Mahakam Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Tekanan Global
PLN Icon Plus dan Kejati D.I. Yogyakarta Teken Kerja Sama, Perkuat Kepastian Hukum untuk Transformasi Digital
PLN Icon Plus Perkuat Sinergi dan Kolaborasi melalui Rapat Kerja Triwulan I 2026, Dorong Semangat Pelayanan Berbasis Pelanggan
Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50%

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 10:05 WIB

Ujicobakan Carbon Capture and Storage Berbasis Alga Pertama di Indonesia, PLN Nusantara Power UP Muara Karang Jadi Center of Leading Innovation Energy

Friday, 17 April 2026 - 22:16 WIB

Pertamina Jaga Pasokan, Himbau Masyarakat Bijak Pakai Energi

Friday, 17 April 2026 - 16:26 WIB

PHE Tandatangani Kontrak PSC Wilayah Kerja Lavender

Friday, 17 April 2026 - 12:41 WIB

Sustainability Champions, Kontribusi Nyata Perwira Pertamina dalam Keberlanjutan

Friday, 17 April 2026 - 07:57 WIB

Blok Mahakam Tambah Produksi Gas 20 MMSCFD, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Antisipasi El Nino, DPRD Minta BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga

Sunday, 19 Apr 2026 - 18:19 WIB

News

Prabowo Pastikan Distribusi Beras Tepat Sasaran

Sunday, 19 Apr 2026 - 13:53 WIB

Nasional

Mendes Yandri Ajak Setiap Ormas Punya Desa Binaan

Saturday, 18 Apr 2026 - 19:55 WIB