daelpos.com – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal PT Pertamina (Persero) di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (16/3). Kunjungan ini untuk memastikan keandalan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Monitoring tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengawasan Posko Nasional Ramadan dan Idulfitri (Rafi) Sektor ESDM 2026, guna menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya saat meningkatnya mobilitas selama periode mudik dan libur Lebaran.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, mengatakan sinergi antara pemerintah dan badan usaha energi terus diperkuat agar distribusi BBM dan LPG tetap terjaga selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Kami bersama holding dan subholding telah mengaktifkan Satgas Ramadan sejak 9 Maret. Kami juga terus berkoordinasi dengan Posko Kementerian ESDM untuk saling melakukan crosscheck apabila terjadi potensi kelangkaan di suatu wilayah,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi antarterminal dan unit distribusi Pertamina juga diperkuat agar pasokan energi dapat saling menopang bila terjadi lonjakan permintaan di wilayah tertentu.
Dalam periode Rafi 2026, Pertamina menyiagakan berbagai infrastruktur energi, antara lain 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 agen LPG, 206 SPBE, serta 2 agen minyak tanah.
Sementara di Regional Jawa Bagian Barat, Pertamina juga menyiapkan layanan energi pendukung di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama. Fasilitas tersebut meliputi 427 SPBU beroperasi 24 jam, 2.180 agen LPG siaga, 18 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, 52 titik motorist BBM, 563 agen PDS Bright Gas, 62 mobil tangki siaga, serta 11 unit Serambi MyPertamina.
Pertamina memastikan seluruh layanan tersebut disiagakan untuk menjamin kelancaran distribusi energi selama periode mudik dan libur Idulfitri 2026.








