daelpos.com – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mulai saat ini, bantuan tersebut hanya diberikan pada hari sekolah, tidak lagi saat hari libur.
Kebijakan ini diambil setelah evaluasi lintas kementerian dan lembaga menunjukkan bahwa distribusi MBG pada hari libur tidak berjalan efektif dan cenderung tidak tepat sasaran.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa penyaluran kini difokuskan pada hari aktif belajar, yakni lima hari dalam sepekan.
“Dalam rangka perbaikan, efektivitas pelaksanaan, kalau kemarin 6 hari termasuk hari libur dikasih juga, itu ternyata kurang efektif. Oleh karena itu kita putuskan MBG diberikan saat hari sekolah, murid datang 5 hari,” ujar Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, distribusi pada hari libur, termasuk saat libur Lebaran, dinilai tidak optimal karena banyak siswa tidak berada di sekolah, sehingga bantuan berpotensi tidak tersalurkan dengan baik.
“Kalau libur Lebaran, kan, kalau diberikan MBG juga tidak efektif. Jadi itu libur tidak ada lagi, hanya diberikan di hari sekolah,” jelas Zulhas.
Dengan perubahan ini, pemerintah berharap penyaluran program MBG menjadi lebih tepat sasaran, efisien, serta mampu memberikan manfaat maksimal bagi para siswa sebagai penerima utama program.








