Hadapi Tantangan Infrastruktur, Kementerian PU Perkuat Tata Kelola dan SDM Jasa Konstruksi

Thursday, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong penguatan tata kelola dan sumber daya manusia sektor jasa konstruksi untuk menjawab tantangan pembangunan infrastruktur nasional yang semakin kompleks dan berkelanjutan.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa kolaborasi, integritas, dan soliditas seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama kemajuan sektor jasa konstruksi nasional.

Tanpa kolaborasi yang kuat, tantangan pembangunan yang semakin kompleks akan sulit diatasi, sehingga diperlukan sinergi yang konsisten antara pemerintah, asosiasi, dan seluruh pelaku industri konstruksi.

Sejalan dengan arahan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Riky Aditya Nazir yang hadir mewakili Direktur Jenderal Bina Konstruksi Boby Ali Azhari menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola jasa konstruksi yang adaptif terhadap regulasi dan teknologi.

“Tanpa kolaborasi yang kuat dan profesionalisme yang konsisten, kita akan sulit menghadapi tuntutan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Semua pihak harus berkomitmen pada standar mutu, keselamatan, dan inovasi,” ujar Riky dalam kegiatan coffee morning Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) bersama asosiasi jasa konstruksi terakreditasi pada Kamis (9/4/2026)

Fokus penguatan sector jasa konstruksi ke depan mencakup transformasi digital layanan, peningkatan kualitas sertifikasi badan usaha, serta pengembangan kompetensi tenaga kerja konstruksi sebagai fondasi industri yang lebih profesional dan berdaya saing.

Ketua LPJK Insannul Kamil menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus menajamkan isu-isu strategis sektor jasa konstruksi, termasuk kepastian regulasi dan peningkatan kualitas layanan.

“LPJK hadir sebagai mitra strategis masyarakat jasa konstruksi dengan membangun ruang dialog terbuka, partisipatif, dan solutif. Asosiasi badan usaha, asosiasi profesi, rantai pasok, LSBU, LSP, dan seluruh unsur ekosistem jasa konstruksi adalah aset yang harus dipelihara dan dikembangkan bersama,” kata Insanul.

See also  Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg: Kebijakan Tergesa-gesa yang Mengorbankan Rakyat Kecil

Melalui penguatan kolaborasi dan peningkatan kapasitas sektor jasa konstruksi, Kementerian PU optimistis industri konstruksi nasional akan semakin siap mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi
BULOG-Bapanas Perkuat Peternak Mikro, Sinergikan Jagung SPHP dan Serapan Telur Rp30 Miliar
Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games
DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 13:54 WIB

Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi

Friday, 6 November 2026 - 16:27 WIB

BULOG-Bapanas Perkuat Peternak Mikro, Sinergikan Jagung SPHP dan Serapan Telur Rp30 Miliar

Thursday, 5 November 2026 - 18:47 WIB

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Thursday, 5 November 2026 - 18:17 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games

Thursday, 5 November 2026 - 16:30 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Pacu Kualitas Akademik, Bidik Akreditasi Unggul

Saturday, 7 Nov 2026 - 14:53 WIB