Kementerian PU Kebut Jembatan Krueng Tingkeum, Ditarget Fungsional Juli 2026

Monday, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum yang terletak di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana, penguatan konektivitas pada jalan nasional lintas timur Sumatera, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Jembatan Krueng Tingkeum merupakan infrastruktur strategis yang menghubungkan wilayah Aceh dengan Sumatera Utara serta menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga akses layanan pendidikan dan kesehatan.

Pada 26 November 2025, jembatan ini mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang menyebabkan terganggunya struktur jembatan dan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Sebagai langkah cepat penanganan darurat, Kementerian PU segera membangun jembatan sementara (Bailey) yang mulai difungsikan pada 27 Desember 2025 sehingga konektivitas masyarakat dan distribusi logistik pada ruas strategis nasional dapat kembali berjalan.

Saat ini, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tengah melaksanakan pembangunan duplikasi jembatan permanen dalam paket Penanganan Permanen Duplikasi Jembatan Krueng Tingkeum. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 40,11 persen, lebih tinggi dari rencana 38,24 persen.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan jembatan ini menjadi prioritas untuk memastikan kelancaran arus transportasi dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas nasional, khususnya di lintas timur Sumatera. Oleh karena itu, percepatan penanganan permanen terus dilakukan agar dapat segera difungsikan secara optimal,” kata Menteri Dody.

Jembatan baru tersebut memiliki panjang 149,7 meter dan dibangun menggunakan struktur baja girder serta metode konstruksi incremental launching guna meningkatkan kapasitas serta ketahanan terhadap risiko bencana.

Selama proses konstruksi berlangsung, Kementerian PU tetap melakukan pemantauan dan pemeliharaan rutin terhadap jembatan sementara yang saat ini digunakan, meliputi pengecekan harian, perbaikan berkala, serta pengaturan lalu lintas berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

See also  Djoko Tjandra Tak Hadir, PK Bakal Ditolak Hakim

Selain itu, langkah mitigasi di lapangan juga dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, antara lain melalui penyiraman badan jalan guna mengurangi debu selama masa konstruksi berlangsung.

Dalam waktu dekat, pekerjaan konstruksi akan memasuki tahapan erection girder pada bentang pertama sebagai bagian dari percepatan penyelesaian proyek.

Kementerian PU menargetkan jembatan duplikasi permanen tersebut dapat difungsikan secara bertahap pada akhir Juli 2026, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas lalu lintas, mengurai kepadatan kendaraan, serta memperlancar arus barang dan orang di wilayah Aceh.

Kementerian PU akan terus mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur guna menjaga konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI
Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali
Tag :

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 22:22 WIB

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Friday, 17 July 2026 - 18:38 WIB

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB