daelpos.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Pemprov bergerak cepat merespons genangan akibat tingginya curah hujan yang melanda ibu kota dan sekitarnya.
Pramono mengungkapkan, dirinya langsung menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengaktifkan pompa air di titik-titik terdampak.
“Semua pompa diaktifkan. Jadi ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan,” ujar Pramono di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno No 1, Pulo Gebang, Cakung, Selasa (5/5).
Berkat langkah cepat tersebut, genangan di sejumlah wilayah diklaim mulai surut dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar tiga hingga empat jam.
Menurut Pramono, banjir yang terjadi dipicu dua faktor utama. Selain curah hujan yang tinggi, persoalan sampah masih menjadi kendala dalam sistem drainase Jakarta.
Untuk itu, Pemprov DKI terus menggencarkan pengerukan sedimen di sejumlah sungai, seperti Sungai Krukut, Sungai Pesanggrahan, hingga Sungai Ciliwung.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kebiasaan tersebut bisa memperparah kondisi saat hujan deras kembali terjadi.
“Saya juga berharap betul bahwa jangan kemudian ketika tidak ada hujan selama dua minggu, sampah itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat,” tandasnya.








