Bangun RSUD Berkualitas di Maluku, Hutama Karya Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Kepulauan

Monday, 18 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional melalui pembangunan RSUD Maren H. Noho Renuat di Kota Tual, Provinsi Maluku. Proyek ini menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang bertujuan menghadirkan fasilitas kesehatan berkualitas dan berstandar modern di berbagai wilayah Indonesia, khususnya kawasan timur Indonesia, sekaligus mendukung pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.

Berdiri di atas kawasan seluas lebih dari 10 hektare di Kecamatan Dullah Utara, Pulau Kei, pembangunan rumah sakit ini dirancang dengan konsep Design & Build yang memungkinkan proses perencanaan dan konstruksi berjalan secara terintegrasi. Konsep tersebut diterapkan untuk memastikan kualitas bangunan, efektivitas pelaksanaan pekerjaan, serta optimalisasi fungsi layanan kesehatan yang nantinya akan digunakan masyarakat Kota Tual dan sekitarnya.

RSUD Maren H. Noho Renuat dirancang sebagai fasilitas kesehatan modern dengan bangunan utama tiga lantai yang akan dilengkapi berbagai layanan medis prioritas. Pada area rumah sakit nantinya akan tersedia fasilitas seperti radiologi, CT Scan, cathlab, hemodialisa, kemoterapi, ruang operasi, ruang intensif, laboratorium patologi anatomi, hingga ruang rawat inap dan layanan penunjang medis lainnya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan kesehatan rujukan di wilayah Maluku tanpa ketergantungan tinggi terhadap rumah sakit di luar daerah.

Dari sisi perancangan, proyek ini mengusung konsep arsitektur modern minimalis dan fungsional yang mengedepankan kenyamanan pengguna bangunan. Penataan kawasan dilakukan melalui pembagian zona publik, semi publik, dan privat secara terstruktur untuk mendukung efektivitas alur layanan rumah sakit. Area publik dirancang terbuka dan mudah diakses masyarakat, sementara area privat seperti ruang operasi, radiologi, ruang isolasi, hingga ruang intensif ditempatkan secara khusus guna menjaga kenyamanan dan privasi pasien serta tenaga kesehatan.

See also  PR Jaksa Agung Di HBA Ke -60

Selain memperhatikan fungsi pelayanan, perancangan bangunan juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan keberlanjutan kawasan. Sistem sirkulasi udara, pencahayaan bangunan, pengelolaan limbah, penyediaan air bersih, hingga penataan ruang terbuka dirancang agar dapat mendukung operasional rumah sakit secara optimal sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang nyaman dan efisien.

Pelaksanaan proyek di wilayah kepulauan seperti Kota Tual memiliki tantangan tersendiri, khususnya dalam proses distribusi material dan alat berat yang sangat bergantung pada ketersediaan jadwal kapal logistik. Untuk menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan, tim proyek melakukan pengaturan mobilisasi material secara bertahap agar pelaksanaan konstruksi tetap berjalan sesuai rencana.

Untuk memastikan pekerjaan konstruksi berjalan aman, tertib, dan sesuai standar mutu, Hutama Karya juga menerapkan strategi Quality, Health, Safety, Security & Environment (QHSSE) secara menyeluruh pada proyek ini melalui pengawasan pekerjaan, penerapan prosedur keselamatan konstruksi, serta monitoring berkala di lapangan.

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa pembangunan RSUD Maren H. Noho Renuat merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya dalam mendukung pemerataan infrastruktur kesehatan nasional.

“Hutama Karya berkomitmen menghadirkan infrastruktur kesehatan yang tidak hanya unggul dari sisi kualitas konstruksi, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kehadiran RSUD Maren H. Noho Renuat diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih modern, representatif, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Tual dan wilayah sekitarnya,” ujar Hamdani.

Melalui proyek ini, Hutama Karya berharap pembangunan infrastruktur kesehatan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional hingga ke wilayah kepulauan dan kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira
Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa
Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif

Berita Terkait

Tuesday, 18 August 2026 - 10:32 WIB

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Saturday, 15 August 2026 - 22:46 WIB

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Friday, 14 August 2026 - 17:34 WIB

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Wednesday, 12 August 2026 - 13:08 WIB

JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Tuesday, 11 August 2026 - 15:09 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Berita Terbaru

foto ist

News

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 Aug 2026 - 18:46 WIB