Pemerintah Bidik Lonjakan Produksi Migas Lewat WK Potensial

Thursday, 21 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah terus mempercepat langkah menuju ketahanan dan swasembada energi di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional serta dinamika geopolitik global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi dunia.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni mempercepat eksplorasi dan pengembangan sektor minyak dan gas bumi (migas) guna mendukung target produksi nasional sebesar 900 ribu hingga 1 juta barel minyak per hari pada 2029.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang investasi lebih luas melalui penawaran lelang sejumlah Wilayah Kerja (WK) Migas potensial sebagai bagian dari strategi peningkatan cadangan dan produksi migas nasional secara berkelanjutan.

“Ini saya buka secara umum, siapa saja boleh ikut. Tidak perlu nego-nego di belakang meja. Yang penting kalian punya teknologi, kalian punya uang, kalian punya keseriusan. Silakan mengelola hasil yang ada untuk kebaikan rakyat, bangsa dan negara,” ujar Bahlil saat membuka Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di Tangerang, Banten, Rabu (20/5).

Hingga Mei 2026, Kementerian ESDM telah mengidentifikasi 118 Wilayah Kerja Migas potensial. Rinciannya, 43 wilayah masih dalam tahap studi bersama, 50 wilayah berada pada tahap penawaran studi dan akuisisi data baru, serta 25 wilayah telah ditandatangani.

Dari jumlah tersebut, terdapat delapan WK hasil lelang 2025 yang penandatanganan kontraknya disaksikan langsung oleh Menteri ESDM. Delapan wilayah itu meliputi WK Gagah, Bintuni, Karunia, Drawa, Jalu, Southwest Andaman, Barong, dan Nawasena.

WK Gagah yang berlokasi di onshore Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya 173 juta barel minyak dan 1,1 TCF gas. Nilai komitmen pastinya mencapai 4,25 juta dolar AS dengan bonus tanda tangan sebesar 300 ribu dolar AS.

See also  10 UMKM Binaan Pertamina Tembus Pasar Jepang di World Expo Osaka 2025

Sementara WK Bintuni di Papua Barat diperkirakan memiliki potensi 2,1 TCF gas dengan komitmen pasti sebesar 16,55 juta dolar AS dan bonus tanda tangan 1,25 juta dolar AS.

Adapun WK Jalu dan Southwest Andaman yang berada di offshore Laut Andaman masing-masing memiliki potensi 2,9 TCF dan 3 TCF gas.

Secara keseluruhan, delapan WK tersebut memiliki total nilai komitmen pasti sebesar 57,95 juta dolar AS dan bonus tanda tangan sebesar 3,15 juta dolar AS. Adapun estimasi total sumber daya mencapai 255 juta barel minyak dan 13,79 TCF gas.

Menurut Bahlil, tingginya minat investor terhadap WK Migas menunjukkan besarnya potensi sektor energi Indonesia. Investasi tersebut diharapkan menjadi katalis penting dalam menemukan cadangan migas baru, meningkatkan produksi nasional, menambah penerimaan negara, sekaligus membuka lapangan kerja.

Bahlil juga mendorong agar pengusaha migas di daerah memperoleh kesempatan yang sama untuk menjadi kontraktor di wilayahnya masing-masing, selama memiliki kompetensi dan kemampuan yang memadai.

“Agar pengusaha-pengusaha daerah itu harus dikolaborasikan, jangan semua kontraktor orang Jakarta semua. Jadikanlah orang daerah itu menjadi tuan di negerinya sendiri selama mereka profesional,” tegasnya.

Ia pun meminta kolaborasi antara Kementerian ESDM, SKK Migas dan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terus diperkuat agar seluruh proyek berjalan sesuai prosedur dan selesai tepat waktu.

“Saya minta jangan lagi diperlambat investor di KKKS. Di hulu migas ini resikonya besar, jangan dipersulit, harus dipermudah,” katanya.

Saat ini, pemerintah terus mendorong swasembada energi melalui percepatan investasi hulu migas, penyederhanaan regulasi, reaktivasi sumur idle, hingga penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Berita Terkait

Pertamuda 2026 Dibuka: Pertamina Jaring Inovator Muda Wujudkan Karya Berdampak Nyata
PLN Icon Plus Dukung Keandalan Contact Center PLN Borong Penghargaan di CCW 2026
PGN Area Karawang Edukasi Masyarakat dan Dukung UMKM melalui Pemanfaatan Gas Bumi di Harkopnas
PLN Icon Plus Konsisten Jalankan Clean Energy Day Untuk Bangun Budaya Kerja Rendah Emisi
Gapoktan Gunungkidul Produksi 14 Ton Pupuk Organik, Wujudkan Ekonomi Sirkular Bersama PLN EPI
Elnusa Petrofin Perkuat Operasional Distribusi BBM di Sumatra Utara Pastikan Penyaluran BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Didampingi PLN EPI, Gapoktan Gunungkidul Berhasil Tingkatkan Populasi Kambing Perah hingga 52 Persen
PLN Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Implementasi Program Listrik Desa

Berita Terkait

Monday, 20 July 2026 - 18:24 WIB

Pertamuda 2026 Dibuka: Pertamina Jaring Inovator Muda Wujudkan Karya Berdampak Nyata

Monday, 20 July 2026 - 17:47 WIB

PLN Icon Plus Dukung Keandalan Contact Center PLN Borong Penghargaan di CCW 2026

Sunday, 19 July 2026 - 17:57 WIB

PGN Area Karawang Edukasi Masyarakat dan Dukung UMKM melalui Pemanfaatan Gas Bumi di Harkopnas

Saturday, 18 July 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Konsisten Jalankan Clean Energy Day Untuk Bangun Budaya Kerja Rendah Emisi

Saturday, 18 July 2026 - 10:28 WIB

Gapoktan Gunungkidul Produksi 14 Ton Pupuk Organik, Wujudkan Ekonomi Sirkular Bersama PLN EPI

Berita Terbaru

Nasional

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Tuesday, 21 Jul 2026 - 07:24 WIB

Berita Utama

Kemenperin Genjot Digitalisasi Industri Farmasi Lewat AI

Monday, 20 Jul 2026 - 22:22 WIB