Presiden Prabowo: Seluruh Pelayanan yang Memungkinkan Harus Tersedia Secara Digital

Tuesday, 21 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Pemerintah harus dapat menghadirkan pelayanan yang cepat kepada masyarakat. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi dalam pemberian layanan.

Arahan ini disampaikan dalam Taklimat Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026). Pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan yang disediakan oleh pemerintah.

“Seluruh pelayanan yang memungkinkan harus tersedia secara digital. Rakyat tidak perlu mengantre berjam-jam. Rakyat tidak perlu berpindah dari kantor ke kantor. Pemerintah harus datang kepada rakyat melalui teknologi,” jelas Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara bertanggung jawab menyediakan fasilitas pelayanan yang layak. Arahan ini diwujudkan dalam bentuk Mal Pelayanan Publik (MPP) yang merupakan satu tempat terpadu yang menyediakan berbagai pelayanan dari instansi pemerintah pusat, daerah, BUMN, BUMD, hingga swasta.

“Kita juga telah menghadirkan Mal Pelayanan Publik di 313 kabupaten dan kota. Dalam satu tempat, masyarakat dapat mengakses sampai dengan 150 jenis pelayanan. Ini kemajuan,” lanjut Presiden.

Jumlah MPP yang telah ada mencapai 62 persen dari total 514 kabupaten dan kota. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai instansi pembina pelayanan publik terus mendorong dan mendampingi pemerintah daerah untuk menghadirkan MPP agar setiap masyarakat Indonesia dapat merasakan kemudahan akses dan kecepatan pelayanan tanpa terkecuali.

Presiden juga meminta agar capaian MPP fisik ini segera diimbangi dengan digitalisasi pelayanan yang menyeluruh dan terintegrasi sehingga kemudahan akses pelayanan publik dapat menjangkau lebih luas. Digitalisasi pemerintahan dapat menciptakan sistem yang terintegrasi sehingga mampu menyederhanakan birokrasi.

“Digitalisasi mutlak harus dilakukan. Kita tidak boleh mempunyai puluhan aplikasi yang tidak saling berbicara. Kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama,” lanjut Presiden.

See also  Usai Erupsi Gunung Semeru, Menteri Dody Cek Jembatan Besuk Kobokan Ruas Lumajang–Malang

Menteri PANRB Rini Widyantini usai Sidang Kabinet Paripurna menyampaikan bahwa saat ini digitalisasi pelayanan publik tengah dikembangkan sebagai upaya transformasi pelayanan publik. Digitalisasi dalam pelayanan publik diharapkan dapat mengakselerasi pelayanan publik yang berbasis masyarakat.

Digitalisasi pelayanan juga berfungsi sebagai penguatan inklusivitas pelayanan publik dalam menghadirkan layanan terintegrasi agar seluruh kanal bekerja sebagai satu ekosistem. Menteri Rini mengatakan bahwa ketersediaan layanan digital dapat mengintegrasikan layanan dalam kanal digital yang lebih mudah diakses serta memperkuat back-office agar pelayanan langsung, mandiri, dan bergerak dapat menjadi lebih efisien.

“Layanan digital tidak akan menggantikan pelayanan publik, melainkan membuat setiap kanal layanan bekerja lebih terpadu menuju Satu Negara Satu Pengalaman,” ungkap Menteri Rini.

Transformasi ini akan menghadirkan pelayanan publik yang berbasis pada kebutuhan manusia dari lahir hingga tutup usia atau human-centered public service. Dengan demikian, transformasi pelayanan publik bukan hanya berfokus pada peningkatan tata kelola, tetapi juga dibangun berdasarkan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan.

Berita Terkait

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden
BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT
Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi
Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya
Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan
Direktur Human Capital & Legal HK Tinjau Proyek Konservasi Pantai Candidasa Fase 2 Paket I, Dorong Perlindungan Pesisir dan Pariwisata Berkelanjutan
Puan, Dasco, dan Sultan Kompak Inspeksi Ruang Sidang Bersama dan Makan Bakso
Kurangi Impor Aspal, Kementerian PU Genjot Pemanfaatan Aspal Merah Putih untuk Jalan Tol

Berita Terkait

Sunday, 16 August 2026 - 12:26 WIB

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Saturday, 15 August 2026 - 22:56 WIB

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 August 2026 - 10:13 WIB

Kementerian PU Salurkan 8.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan di Pebayuran Bekasi

Friday, 14 August 2026 - 14:52 WIB

Hutama Karya Melalui Anak Usaha Hutama Marga Waskita Raih Rekor MURI sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya

Friday, 14 August 2026 - 14:44 WIB

Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan

Berita Terbaru

News

Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden

Sunday, 16 Aug 2026 - 12:26 WIB

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB