Terima Laporan Bahlil, Prabowo Pastikan Ketahanan Energi Aman

Wednesday, 24 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/6). Dalam pertemuan tersebut, Presiden menerima laporan perkembangan program hilirisasi nasional, ketahanan energi, hingga upaya menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Usai rapat, Bahlil mengungkapkan salah satu capaian penting pemerintah adalah rampungnya proyek ekosistem baterai kendaraan listrik hasil kerja sama antara Contemporary Amperex Technology Co. Limited dan PT Aneka Tambang Tbk.

“Program hilirisasi kita untuk ekosistem baterai mobil yang kerja sama antara CATL dan Antam sudah selesai. Insyaallah akan diresmikan pada akhir Juli,” kata Bahlil.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok baterai global.

Selain hilirisasi, rapat juga membahas kondisi ketahanan energi nasional. Bahlil memastikan pemerintah terus memantau ketersediaan energi agar kebutuhan masyarakat dan industri tetap terjaga.

“Ketahanan energi kita rata-rata berada di atas 20 hari minimum,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut Bahlil, terus melakukan langkah antisipatif untuk memastikan pasokan energi nasional tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan aktivitas ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyoroti keberlangsungan pelayanan listrik nasional. Bahlil menjelaskan, pemerintah bersama PT PLN (Persero) telah mengevaluasi sejumlah faktor yang memengaruhi stabilitas pasokan listrik, termasuk ketersediaan batu bara.

Ia menyebut kebutuhan konsumsi batu bara PLN mencapai sekitar 154 juta ton per tahun. Sementara penugasan pasokan dari Kementerian ESDM kepada perusahaan pemasok telah mencapai 180 hingga 190 juta ton.

“Yang sudah dikontrak oleh PLN sekitar 134 juta ton. Secara kontrak sebenarnya tidak ada masalah. Namun, yang menjadi perhatian PLN adalah kebutuhan batu bara dengan kalori menengah untuk proses blending,” jelasnya.

See also  Kementerian PUPR Prioritaskan Perbaikan Pasar, Ruko dan Rumah Warga Pasca Kerusuhan Wamena

Untuk mengantisipasi persoalan serupa terulang, pemerintah mengambil langkah pengawasan yang lebih ketat. Salah satunya dengan membentuk tim khusus pengadaan batu bara yang melibatkan berbagai pihak.

“Pemerintah sudah membantu PLN agar pelayanan listrik berjalan baik. Namun kami juga meminta PLN segera melakukan maintenance agar memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bahlil.

Tim tersebut akan terdiri dari unsur PLN, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, BPKP, serta Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM.

Menurut Bahlil, pengawasan yang lebih terintegrasi diperlukan agar proses pengadaan berjalan efektif dan tidak mengganggu pasokan listrik nasional.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh kementerian dan lembaga terkait segera mengambil langkah konkret untuk mencegah gangguan pelayanan listrik.

“Arahan Bapak Presiden adalah memastikan langkah-langkah yang terukur dan percepatan penyelesaian agar tidak lagi terjadi hal seperti ini,” tegas Bahlil.

Pertemuan di Istana Merdeka itu menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat program hilirisasi industri, memperkuat ketahanan energi nasional, serta memastikan masyarakat mendapatkan layanan listrik yang andal sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi Indonesia ke depan.

Berita Terkait

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira
Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa
Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif
BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 22:46 WIB

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Friday, 14 August 2026 - 17:34 WIB

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Wednesday, 12 August 2026 - 13:08 WIB

JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Tuesday, 11 August 2026 - 15:09 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Monday, 10 August 2026 - 16:49 WIB

Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:29 WIB