Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten

Friday, 3 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket : Proyek SR Pandeglang, Banten

Ket : Proyek SR Pandeglang, Banten

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memasuki tahap akhir penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten, dan menyiapkan seluruh fasilitasnya agar fungsional serta siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027 yang dimulai pertengahan Juli 2026. Pembangunan ini merupakan penugasan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebagai bagian dari program prioritas nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui akses pendidikan yang layak dan inklusif.

Kesiapan tercepat ditunjukkan proyek SR DKI Jakarta di Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan. Dibangun di atas lahan seluas 2,94 hektare dengan total luas bangunan mencapai 29.529 meter persegi. Sebagian besar bangunan kini berada dalam tahap penyelesaian akhir (finishing), dengan capaian per bangunan rata-rata mendekati 100 persen, di antaranya gedung sekolah, asrama siswa, kantin, gedung serbaguna, serta fasilitas penunjang belajar mengajar. Seluruh bangunan ditargetkan tuntas dan siap fungsional pada 10 Juli 2026, tepat sebelum tahun ajaran baru dimulai, dengan sisa pekerjaan berupa penyelesaian detail akhir seperti pengecatan, pemasangan daun pintu dan jendela, serta finishing plafon.

Sementara itu, pembangunan SR Banten berlangsung pada dua titik, yakni Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, yang berdiri di atas kawasan luas dan asri masing-masing seluas 11,26 hektare dan 8,89 hektare. Kedua proyek kini memasuki tahap penyelesaian akhir, dengan fasilitas pendukung pembelajaran disiapkan agar fungsional lebih dahulu untuk mendukung kegiatan pada awal tahun ajaran, sementara penyelesaian seluruh kawasan terus dikebut hingga tuntas.

Sebagai kawasan pendidikan terpadu berasrama, SR di kedua provinsi dirancang tuntas dalam satu lingkungan, mulai dari gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, hingga bangunan utilitas dan penataan kawasan. Seluruh fasilitas disusun secara terintegrasi untuk mendukung proses belajar mengajar sekaligus pembinaan karakter, sehingga menjadi ruang tumbuh yang setara bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera.

See also  Spirit Elon Musk bisa diduplikasi di Indonesia

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyatakan bahwa penyelesaian tepat waktu menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kesiapan siswa memasuki tahun ajaran baru. “Fokus kami memastikan setiap fasilitas SR, benar-benar fungsional dan aman digunakan tepat pada tahun ajaran baru. Kecepatan yang kami kejar tidak pernah kami tukar dengan kualitas, karena bangunan ini harus mampu menjadi rumah kedua yang layak bagi anak-anak dalam jangka panjang,” ujar Hamdani.

Untuk mengejar target tersebut, seluruh titik SR yang dikerjakan Hutama Karya dipacu melalui skema kerja tiga shift yang berjalan 24 jam nonstop, dengan penambahan tenaga kerja secara bertahap setiap minggu hingga mencapai kebutuhan puncak menjelang 7 Juli 2026. Hingga di awal Juli 2026, lebih dari ribuan pekerja telah dikerahkan di tiga titik SR DKI Jakarta dan Banten, dan jumlahnya terus ditambah secara periodik. Pada tahap ini, pekerjaan berfokus pada penyelesaian arsitektur dan instalasi mekanikal-elektrikal-plumbing (MEP) di dalam gedung, serta perapihan area lansekap dan akses menuju bangunan.

Penyelesaian SR DKI Jakarta dan Banten ditegaskan sebagai wujud nyata dukungan Hutama Karya terhadap program Presiden Prabowo Subianto. “Melalui pembangunan Sekolah Rakyat, Hutama Karya berkomitmen mengawal program prioritas Presiden untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Peran BUMN konstruksi tidak berhenti pada mendirikan gedung, tetapi turut menyiapkan ruang bagi masa depan generasi penerus bangsa, sejalan dengan Asta Cita Pemerintah,” tutup Hamdani.

Berita Terkait

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI
Peringatan HUT RI ke-81, Menteri PANRB: Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan
Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo
Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende
Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT
Kesejahteraan Guru dan Dosen Didorong Masuk RAPBN 2027
Menteri PU Menuju NTT Bawa 50.000 Paket Sembako Presiden
BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Berita Terkait

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46 WIB

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 August 2026 - 13:34 WIB

Peringatan HUT RI ke-81, Menteri PANRB: Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan

Monday, 17 August 2026 - 16:31 WIB

Usai Pimpin Upacara di Ende, Menteri Dody Langsung Bertolak ke Nagekeo

Monday, 17 August 2026 - 12:54 WIB

Di Tengah Penanganan Gempa, Menteri Dody Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ende

Sunday, 16 August 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Gerak Cepat, BUMN Pulihkan Layanan Vital Pascagempa NTT

Berita Terbaru

foto ist

News

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 Aug 2026 - 18:46 WIB