Pembangunan LNG Abadi Masela Mulai Jalan, Ekonomi Lokal Diyakini Ikut Ngebut

Friday, 17 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Penantian lebih dari dua dekade akhirnya berakhir. Pembangunan fisik Proyek Gas Alam Cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela resmi dimulai, Kamis (16/7). Groundbreaking proyek strategis nasional (PSN) senilai USD20,9 miliar itu menjadi tonggak baru bagi pengembangan energi nasional sekaligus diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi di Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Prosesi peletakan batu pertama disaksikan Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari Istana Negara, Jakarta. Pemerintah optimistis proyek raksasa tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka lapangan kerja, menarik investasi, serta mengerek pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Proyek LNG Abadi Masela akan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang besar bagi pemerintah pusat maupun daerah.

“Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain penerimaan nasional maupun daerah serta penciptaan lapangan pekerjaan yang 30 persennya akan diprioritaskan berasal dari masyarakat lokal Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujar Bahlil.

Menurutnya, saat mulai beroperasi, Lapangan Abadi Masela diproyeksikan menyumbang sekitar USD137,8 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Maluku diperkirakan bertambah hingga USD95 miliar dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar mencapai USD92 miliar.

Tak hanya itu, proyek ini juga diyakini akan memacu pertumbuhan industri pendukung dan UMKM, mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan transfer teknologi, hingga memperkuat ketahanan energi nasional melalui pasokan gas domestik sebesar 150 MMSCFD untuk kebutuhan industri.

“Di luar manfaat ekonomi dan fiskal, Proyek Abadi Masela juga akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan UMKM di Maluku, mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan, meningkatkan alih pengetahuan dan teknologi, serta memperkuat ketahanan energi nasional,” kata Bahlil.

See also  Mendagri Serahkan Buku tentang Penanganan Corona Kepada Gubernur Banten

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, dimulainya pembangunan fisik proyek tersebut merupakan momentum bersejarah setelah hampir tiga dekade menunggu realisasi.

“Proyek ini hampir tiga dekade kita tunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegas Prabowo.

Pemerintah juga memastikan manfaat proyek tidak hanya dirasakan negara, tetapi juga masyarakat Maluku. Salah satunya melalui pemberian Participating Interest (PI) sebesar 10 persen kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Maluku. Kebijakan itu diharapkan memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus meningkatkan pendapatan pemerintah daerah bersama Dana Bagi Hasil (DBH) migas.

Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, tambahan pendapatan dari proyek LNG Abadi Masela akan menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Pendapatan ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam mendanai berbagai program pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan status administratif kawasan,” ujarnya.

Di sisi lain, manfaat yang paling dinantikan masyarakat adalah terbukanya lapangan kerja. Berdasarkan kajian Universitas Indonesia dan Universitas Pattimura, proyek LNG Abadi Masela diperkirakan mampu menyerap lebih dari 12.000 tenaga kerja pada puncak masa konstruksi.

Pembangunan infrastruktur migas yang terintegrasi itu diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat konektivitas wilayah, sekaligus menjadikan Kepulauan Tanimbar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir
Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi
Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards
Kementerian PU Tangani Longsor, Jalan Tarutung–Sipirok Kembali Bisa Dilalui
Kementerian Transmigrasi Perkuat Program Trans Tuntas, 194 Bidang Tanah Transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok Telah Bersertipikat
Kementerian PU Tingkatkan Penerapan Teknologi BIM pada Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Siap Dukung Poliran Lewat Program Desa Tematik dan Desa Ekspor

Friday, 30 October 2026 - 22:16 WIB

Menteri Dody Susuri 3,5 Km Kali Angke, Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Friday, 30 October 2026 - 12:41 WIB

Hutama Karya Gaungkan Semangat Sumpah Pemuda di Empat Lokasi

Friday, 30 October 2026 - 10:32 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Friday, 30 October 2026 - 10:05 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor, Jalan Tarutung–Sipirok Kembali Bisa Dilalui

Berita Terbaru