daelpos.com – Lebih dari 100.000 jemaah memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8) malam, untuk mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan yang menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monas saat ribuan masyarakat dari berbagai daerah bersama-sama memanjatkan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan. pada sabtu (01/07/2026)
Mengusung tema kebersamaan dalam keberagaman, acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, pejabat pemerintah, hingga para santri. Kehadiran puluhan ribu jemaah mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut bulan kemerdekaan melalui pendekatan spiritual.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan ikhtiar batin bangsa Indonesia untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan negara. Menurutnya, kekuatan sebuah bangsa tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga ditopang oleh doa, akhlak yang mulia, serta kerukunan antarsesama.
“Bangsa yang besar dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan. Karena itu, momentum ini menjadi pengingat bahwa persatuan harus terus kita jaga sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ujar Nasaruddin.
Puncak acara diisi dengan doa kebangsaan yang dipimpin enam tokoh lintas agama. Masing-masing memanjatkan doa sesuai keyakinannya sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Doa-doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa diberi kedamaian, persatuan, serta kekuatan untuk mewujudkan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan para pendiri bangsa.
Melalui Zikir dan Doa Kebangsaan, pemerintah berharap semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong semakin mengakar di tengah masyarakat, sehingga peringatan HUT Ke-81 RI tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.
Jika diinginkan, saya juga bisa Buatkan versi yang lebih nendang ala RM.id dengan judul yang lebih provokatif dan tambahan kutipan langsung untuk memperkuat nilai beritanya.








