Kejar Swasembada Pangan, Kementerian PU Perkuat Irigasi Dan Libatkan Warga Papua Selatan

Friday, 14 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan nasional di kawasan Wanam, Papua Selatan, melalui pembangunan jaringan irigasi rawa, infrastruktur pengendalian banjir, dan penguatan kelembagaan petani. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, upaya tersebut terus dipercepat sebagai bagian dari pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan Papua Selatan (KSPP).

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan sekaligus penopang utama produktivitas pertanian.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara cepat, terukur, terpadu, dan berkelanjutan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Menteri Dody.

Pengembangan KSPP Papua Selatan mencakup pembangunan jaringan irigasi rawa dan infrastruktur pengendalian banjir pada area seluas 10.000 hektare yang terbagi dalam tiga klaster, yaitu Klaster I seluas 1.200 hektare, Klaster II seluas 2.800 hektare, dan Klaster III seluas 6.000 hektare.

Hingga 6 Agustus 2026, progres pekerjaan Klaster I yang menjadi demplot pengembangan sawah seluas sekitar 1.200 hektare telah mencapai 91%. Untuk progres pembangunan jaringan irigasi rawa di KSPP Papua Selatan saat ini telah mencapai 38,64%. Sementara, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir mencapai 44,06%.

Pada area yang telah ditanami padi di Kampung Wanam, pembangunan saluran irigasi menunjukkan kemajuan signifikan. Saluran primer pemberi sepanjang 1,8 km telah selesai seluruhnya, demikian pula saluran sekunder pemberi sepanjang 1,8 km. Saluran sekunder pembuang sepanjang 1,8 km juga telah selesai dibangun. Adapun saluran primer pembuang direncanakan sepanjang 2,75 km dan saat ini telah terealisasi 0,9 km serta masih dalam proses penyelesaian.

See also  Filep Wamafma Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Reagen Deteksi HIV pada Bayi

Selain membangun infrastruktur pendukung produksi pangan, Kementerian PU juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air. Melalui BWS Papua Merauke, Kementerian PU melaksanakan sosialisasi awal sekaligus pembentukan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kampung Wanam.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun sinergi bersama masyarakat, khususnya para petani, untuk memperkuat pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif. Melalui pembentukan P3A diharapkan terbentuk organisasi petani yang mampu berperan aktif dalam mengelola, memelihara, dan memanfaatkan air irigasi secara efektif, efisien, dan berkelanjutan,” kata Kepala BWS Papua Merauke Nonce Saman.

Kementerian PU juga menegaskan upaya pemerintah dalam membuka peluang mata pencaharian baru bagi masyarakat melalui pembukaan lahan sawah di Wanam. Sawah yang telah dibangun ini nantinya juga akan dilengkapi dengan jaringan irigasi yang sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pengembangan KSPP Papua Selatan merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam mendukung agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. Melalui semangat PU 608, Kementerian PU terus menghadirkan infrastruktur yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk di kawasan timur Indonesia.

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan
Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi
Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas
Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya
53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 06:37 WIB

Kementerian PU Salurkan 20.000 Liter Bantuan Air untuk Penanganan Karhutla dan Krisis Air Bersih di Kota Tarakan

Thursday, 15 October 2026 - 08:15 WIB

Di Forum Global OECD Paris, Indonesia Paparkan Strategi Penyederhanaan Birokrasi

Thursday, 15 October 2026 - 08:07 WIB

Kemendes Siap Kolaborasi Lintas K/L Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Pemberdayaan

Thursday, 15 October 2026 - 08:04 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, Pemulihan Layanan Air Minum Jadi Prioritas

Thursday, 15 October 2026 - 07:58 WIB

Tiongkok Usulkan Pusat Riset Padi Bersama di Merauke, Iftitah: Kita Konkretkan Kerja Samanya

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi

Friday, 16 Oct 2026 - 06:46 WIB