Penuhi Kebutuhan MCK, Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih untuk Warga Banjar

Thursday, 27 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kemarau yang melanda Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai berdampak terhadap kesediaan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Cintapuri Darussalam, pasalnya sejumlah sumur warga mengalami penyusutan sehingga tidak dapat lagi dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Dengan kondisi tersebut Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Banjarmasin bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Selatan bergerak cepat untuk menangani dampak kekeringan tersebut, dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Benua Anyar, Desa Alalak Padang, dan Desa Sindang Jaya yang mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih akibat musim kemarau.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, air memiliki peran penting dalam pembangunan berkelanjutan sehingga penanganan kekeringan perlu dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Menteri Dody

Sementra Kepala BWS Kalimantan III Banjarmasin Dedi Supriyadi, mengatakan, Kementerian PU terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya air bersih, di tengah kondisi kekeringan yang berdampak terhadap ketersediaan sumber air masyarakat.

“Penanganan kekeringan dilakukan secara cepat dan terukur dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak,” ujar Dedi

Sebanyak 12.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga desa. Rinciannya, sebanyak 2.000 liter disalurkan ke Desa Benua Anyar dan 2.000 liter ke Desa Alalak Padang, Kecamatan Cintapuri Darussalam.

See also  Inovasi Pertamina, Dukung Transisi Energi di Indonesia

Selanjutnya, BWS Kalimantan III Banjarmasin bersama BPBPK Kalimantan Selatan menyalurkan 8.000 liter air bersih ke Desa Sindang Jaya. Bantuan tersebut ditujukan bagi sekitar 250 kepala keluarga (KK) yang terdampak keterbatasan air bersih akibat musim kemarau.

Kondisi kekeringan di Kecamatan Cintapuri Darussalam menyebabkan penurunan ketersediaan sumber air bersih yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, seperti minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Kementerian PU memastikan penanganan kekeringan menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan air sekaligus melindungi masyarakat dari dampak musim kemarau. Langkah tersebut sejalan dengan strategi Kementerian PU dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air dan memastikan ketersediaan air bagi masyarakat.

Melalui koordinasi antara unit pelaksana teknis Kementerian PU, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait, penanganan akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Kementerian PU juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau serta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Penanganan kekeringan ini merupakan bentuk komitmen Kementerian PU dalam menghadirkan infrastruktur dan layanan dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan air sebagai bagian penting dari pembangunan nasional.

Berita Terkait

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Sunday, 18 October 2026 - 17:48 WIB

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB