BRIN: Tepung Singkong Untuk Padamkan Karhutla Masih Dikaji

Monday, 31 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) masih mengkaji penggunaan tepung singkong sebagai bahan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, inovasi tersebut belum dapat diterapkan secara luas karena masih berada dalam tahap kajian dan uji coba.

Menurutnya, BRIN sebelumnya telah melakukan kajian secara teoritik setelah memperoleh informasi mengenai praktik penggunaan tepung singkong untuk membantu memadamkan api.

“Ini masih dalam tahap kajian dan uji coba. Jadi belum sampai pada tahap siap diproduksi dan diterapkan secara luas,” ujar Arif.

Ia menjelaskan, kajian diperlukan untuk memastikan efektivitas tepung singkong dalam membantu pemadaman karhutla. Selain itu, aspek keamanan, teknis penggunaan, hingga kemungkinan penerapannya di lapangan juga perlu diuji lebih lanjut.

BRIN terus mendorong pengembangan inovasi berbasis sumber daya lokal untuk mendukung penanganan karhutla. Namun, setiap inovasi tetap harus melalui proses penelitian dan pengujian sebelum dapat digunakan secara luas.

Arif menegaskan, BRIN akan terus melakukan riset untuk memastikan teknologi yang dikembangkan benar-benar efektif dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.

See also  Penuhi Kebutuhan Hunian, Kementerian PUPR Dorong Generasi Milenial Tinggal di Hunian Vertikal

Berita Terkait

Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun
Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas
Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi
Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh
Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh
Pemerintah Perluas Penjualan Obat di Koperasi Merah Putih, Target 10.000 Gerai
Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan, Pulihkan Akses dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
Kementerian PU Perbaiki 1.900 meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 05:56 WIB

Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun

Tuesday, 20 October 2026 - 05:53 WIB

Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas

Monday, 19 October 2026 - 13:10 WIB

Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi

Monday, 19 October 2026 - 06:47 WIB

Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh

Sunday, 18 October 2026 - 17:35 WIB

Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Bank Mandiri Perkuat Fundamental Bisnis dengan Neraca yang Tetap Sehat

Tuesday, 20 Oct 2026 - 16:10 WIB