daelpos.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) masih mengkaji penggunaan tepung singkong sebagai bahan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, inovasi tersebut belum dapat diterapkan secara luas karena masih berada dalam tahap kajian dan uji coba.
Menurutnya, BRIN sebelumnya telah melakukan kajian secara teoritik setelah memperoleh informasi mengenai praktik penggunaan tepung singkong untuk membantu memadamkan api.
“Ini masih dalam tahap kajian dan uji coba. Jadi belum sampai pada tahap siap diproduksi dan diterapkan secara luas,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, kajian diperlukan untuk memastikan efektivitas tepung singkong dalam membantu pemadaman karhutla. Selain itu, aspek keamanan, teknis penggunaan, hingga kemungkinan penerapannya di lapangan juga perlu diuji lebih lanjut.
BRIN terus mendorong pengembangan inovasi berbasis sumber daya lokal untuk mendukung penanganan karhutla. Namun, setiap inovasi tetap harus melalui proses penelitian dan pengujian sebelum dapat digunakan secara luas.
Arif menegaskan, BRIN akan terus melakukan riset untuk memastikan teknologi yang dikembangkan benar-benar efektif dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.








