Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Sunday, 30 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (29/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di Kepulauan Riau yang mencakup Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Menteri Dody mengatakan kesiapan lahan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai target. Karena itu, Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan berbagai persyaratan pembangunan dapat dipenuhi sejak awal.

“Sekolah Rakyat yang tahap ketiga ini semua kita targetkan selesai di Juni 2027. Karena kan Juli itu anak-anak harus masuk. Sama, setiap tahun, kita target selesai di Juni 2027,” kata Menteri Dody.

Selain kesiapan lahan, pembangunan juga membutuhkan dukungan infrastruktur dasar seperti akses menuju lokasi, air bersih, sanitasi, serta utilitas lainnya. Kesiapan berbagai aspek tersebut akan membantu mempercepat proses pembangunan ketika memasuki tahap konstruksi.

Program Sekolah Rakyat merupakan program Pemerintah yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Kementerian PU berperan dalam mendukung program tersebut melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, berkualitas, dan mendukung proses pembelajaran secara terpadu.

Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau dirancang sebagai lingkungan pendidikan terpadu yang tidak hanya menyediakan ruang kelas, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pendidikan dan kehidupan siswa. Konsep tersebut mencakup fasilitas pembelajaran, asrama, sarana olahraga, ruang kegiatan siswa, fasilitas kesehatan, serta sarana pendukung lainnya.

Sekolah Rakyat Tahap III di Kepulauan Riau disiapkan di tiga daerah, yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.

See also  Kementerian PU Tuntaskan Normalisasi Sungai dan Perbaikan Infrastruktur di Tapanuli-Sibolga

Di Kota Tanjungpinang, calon lokasi Sekolah Rakyat berada di Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota dengan luas lahan sekitar 12 hektare milik Pemerintah Kota Tanjungpinang. Dari luasan tersebut, sekitar 7 hektare merupakan area yang telah clear dan sekitar 5 hektare disiapkan sebagai lahan pengembangan.

Sekolah Rakyat Tanjungpinang dirancang untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan kapasitas 36 rombongan belajar atau sekitar 1.260 siswa. Luas dasar bangunan direncanakan sekitar 1,9 hektare dengan total luas bangunan sekitar 2,7 hektare.

Untuk mendukung kebutuhan air bersih, pada tahap awal akan digunakan sumber air dari sumur bor dengan persetujuan penggunaan air tanah dari Kementerian ESDM. Sementara untuk kebutuhan jangka panjang, sumber air direncanakan berasal dari Embung Sei Timun.

Selanjutnya, calon Sekolah Rakyat di Kabupaten Kepulauan Anambas berlokasi di Desa Langir, Kecamatan Palmatak dengan lahan yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas seluas 6,9 hektare. Rencana pembangunan di lokasi tersebut memiliki luas dasar bangunan sekitar 1,8 hektare dengan total luas bangunan sekitar 2,6 hektare.

Sementara di Kabupaten Natuna, calon Sekolah Rakyat berada di Kota Ranai, Kecamatan Bunguran Timur dengan lahan milik Pemerintah Kabupaten Natuna sekitar 10,53 hektare. Saat ini lahan yang telah clear mencapai sekitar 8,6 hektare, dengan luas dasar bangunan sekitar 1,68 hektare dan total luas bangunan sekitar 2,69 hektare.

Untuk memenuhi kebutuhan air, sumber air jangka pendek direncanakan berasal dari sumur bor, sedangkan kebutuhan jangka panjang direncanakan memanfaatkan Embung Sebayar. Kementerian PU akan terus mengawal pembangunan ketiga Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau agar berjalan sesuai jadwal dan target seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan paling lambat Juni 2027.

Berita Terkait

Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal
Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa
Hutama Karya Kerahkan Excavator Bantu Pulihkan Akses Pascagempa di NTT
Banjir Melanda Parigi Moutong, Kementerian PU Gerak Cepat Siagakan Peralatan Penanganan
Di Tengah Tragedi Gaza, Anak TK Bandung Galang Donasi
Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan Jateng
Kementerian PU Suplai Air Untuk Tangani Kebakaran Lahan di Kalteng dan Malut
Penanganan Dampak El Nino 2026, Kementerian PU Bantu Pemadaman 141 Titik Api Karhutla

Berita Terkait

Sunday, 30 August 2026 - 00:08 WIB

Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Friday, 28 August 2026 - 23:33 WIB

Menteri Dody: Bangun Kembali Fasilitas Layanan Publik Flores, Tetap Jaga Kearifan Lokal

Friday, 28 August 2026 - 17:13 WIB

Menteri Dody Percepat Pemulihan Dua Jembatan Vital di Flores, Dibangun Lebih Tahan Gempa

Friday, 28 August 2026 - 15:08 WIB

Hutama Karya Kerahkan Excavator Bantu Pulihkan Akses Pascagempa di NTT

Friday, 28 August 2026 - 00:56 WIB

Banjir Melanda Parigi Moutong, Kementerian PU Gerak Cepat Siagakan Peralatan Penanganan

Berita Terbaru

Berita Utama

Luncurkan Festival Duta Desa Gen Z, Mendes: Tajir Melintir dari Desa

Sunday, 30 Aug 2026 - 00:19 WIB

Nasional

Menteri Dody Kejar 3 Sekolah Rakyat Kepri Rampung Juni 2027

Sunday, 30 Aug 2026 - 00:08 WIB

ilustrasi / foto ist

Olahraga

Morning Run, Gaya Hidup Baru

Saturday, 29 Aug 2026 - 22:46 WIB