Kementerian PU Tangani Longsor Susulan di Jalan Poros Tenggarong–Samarinda

Monday, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV terus melakukan penanganan longsor susulan yang terjadi di Jalan Poros Tenggarong–Samarinda, tepatnya di Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa menjaga konektivitas menjadi prioritas utama pemerintah dalam situasi darurat bencana, mengingat peran strategis jalan dan jembatan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta distribusi logistik.

“Konektivitas adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” kata Menteri Dody.

Longsor susulan tersebut berdampak pada kawasan permukiman warga. Satu rumah dilaporkan mengalami amblas hingga terseret ke Sungai Mahakam. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat serta keberlangsungan akses transportasi pada ruas jalan yang menghubungkan Tenggarong dan Samarinda.

Plt. Kepala BBPJN Kalimantan Timur Akmizal menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan identifikasi secara menyeluruh terhadap lokasi terdampak sebagai bagian dari tahapan awal untuk menentukan desain penanganan yang tepat.

“Langkah pertama dilakukan adalah mengidentifikasi seluruh lokasi terdampak untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam proses perencanaan dan desain penanganan. Selanjutnya dilakukan pengeboran tanah untuk mengetahui kedalaman dan kondisi tanah melalui pengujian SPT (Standard Penetration Test) sebagai salah satu dasar dalam menentukan desain penanganan.” Jelasnya.

Proses identifikasi lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu sejak kejadian longsor. Sementara itu, penyelidikan tanah ditargetkan dapat diselesaikan dalam satu hingga dua minggu ke depan. Hasil penyelidikan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan metode penanganan yang paling sesuai dengan kondisi lapangan.

See also  Langkah Tegas Pemerintah Terhadap ASN Terlibat Organisasi Terlarang

Menurut Akmizal, dalam penanganan permanen, BBPJN Kalimantan Timur tengah mengkaji sejumlah opsi teknis. Salah satu opsi yang diusulkan adalah penggunaan sheet pile yang diperkuat dengan tiang pancang. Pemilihan metode penanganan akan dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis dengan mempertimbangkan aspek efektivitas, keamanan, kondisi geoteknik, serta efisiensi biaya.

“Kami akan memilih opsi penanganan terbaik berdasarkan hasil penyelidikan dan kajian teknis di lapangan. Aspek keselamatan dan efektivitas penanganan menjadi prioritas, dengan tetap memperhatikan penggunaan anggaran yang ekonomis dan efisien, terangnya.

Selain penanganan teknis, Kementerian PU melalui BBPJN Kalimantan Timur bersama BWS Kalimantan IV juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, khususnya dalam penanganan masyarakat yang terdampak. Koordinasi dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan dukungan serta akses terhadap layanan infrastruktur yang diperlukan selama proses penanganan berlangsung.

Pengalihan Lalulintas demi Keselamatan Pengguna Jalan

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan konektivitas masyarakat tetap berjalan, Kementerian PU melalui BBPJN Kalimantan Timur juga telah melakukan pengalihan lalu lintas sementara pada lokasi terdampak.

Bagi kendaraan kecil atau kendaraan roda empat ke bawah dari arah Samarinda menuju Tenggarong, arus lalu lintas dialihkan melalui jalan kabupaten dan jalan desa sepanjang sekitar 1,1 kilometer. Sementara itu, kendaraan dari arah Tenggarong menuju Samarinda dialihkan juga melalui jalan kabupaten dan jalan desa sepanjang sekitar 400 meter. Sedangkan untuk kendaraan besar roda enam ke atas dialihkan melalui Kota Samarinda menuju Tenggarong.

Kementerian PU mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi pengaturan lalu lintas sementara dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga diminta untuk mengutamakan keselamatan serta mengantisipasi waktu tempuh yang lebih panjang selama pengalihan arus berlangsung.

See also  Kemendagri dan Kemenhub Tandatangani Kesepakatan Bersama Dukungan Tugas dan Fungsi

Kementerian PU melalui Tim BBPJN Kalimantan Timur akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi dan melakukan langkah-langkah penanganan sesuai hasil penyelidikan teknis. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, pengguna jalan, serta keberlanjutan konektivitas pada ruas Jalan Poros Tenggarong–Samarinda.

Berita Terkait

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar
Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura
Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo
RUU Daerah Kepulauan Jadi Jalan Rekonsiliasi Pusat dan Daerah
Kementerian PU Tangani 1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT, Penanganan Layanan Dasar Terus Berjalan
Unjuk Gigi di INACRAFT 2026, Empat UMK Binaan Hutama Karya Grup Tampilkan Kerajinan Etnik Berbasis Inovasi

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 06:37 WIB

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa

Sunday, 11 October 2026 - 06:12 WIB

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar

Saturday, 10 October 2026 - 14:07 WIB

Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok

Saturday, 10 October 2026 - 06:32 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura

Friday, 9 October 2026 - 08:13 WIB

Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Berita Terbaru