Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Mentrans: Industrialisasi Luar Jawa Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Wednesday, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 7,28 persen secara tahunan pada Triwulan II-2026. Capaian tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 6,99 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Menurut Menteri Iftitah, kinerja tersebut semakin menegaskan posisi Batam sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa, yang ditopang oleh industri, investasi, perdagangan, logistik, dan jasa.

“Pertumbuhan ekonomi Batam sebesar 7,28 persen patut kita apresiasi. Capaian ini menunjukkan bahwa industrialisasi dan investasi di luar Pulau Jawa mampu menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional,” ujar Menteri Iftitah di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, serta seluruh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, pekerja, dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga iklim investasi dan aktivitas ekonomi Batam.

“Pemerintah memberikan kepastian dan kemudahan, dunia usaha menghadirkan investasi, para pekerja menggerakkan produksi, dan masyarakat menjaga stabilitas. Kolaborasi inilah yang membuat ekonomi Batam terus tumbuh,” katanya.

Menteri Iftitah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diikuti peningkatan kualitas hidup masyarakat, melalui lapangan kerja yang tercipta, meningkatnya pendapatan, berkembangnya usaha lokal, dan semakin luasnya kesempatan bagi masyarakat untuk naik kelas.

Menurut Menteri Iftitah, keberhasilan Batam juga memperkuat optimisme pemerintah dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui kebijakan Transmigrasi Baru. Kawasan transmigrasi tidak lagi dipandang sebatas tempat perpindahan dan permukiman penduduk, tetapi dikembangkan menjadi ekosistem ekonomi yang terhubung dengan industri, investasi, sumber daya manusia, dan pasar.

“Capaian Batam menunjukkan bahwa pertumbuhan tidak harus terkonsentrasi di Pulau Jawa. Dengan perencanaan yang tepat, kepastian berusaha, infrastruktur yang memadai, dan sumber daya manusia yang berkualitas, berbagai wilayah di Indonesia mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi baru,” ujarnya.

See also  Surabaya BIN Samator Makin Mantab di Posisi Ketiga

Kementerian Transmigrasi, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru. Pertumbuhan Batam juga diharapkan memberikan dampak yang semakin luas bagi pulau-pulau dan masyarakat pesisir di sekitarnya.

“Target kita bukan sekadar pertumbuhan yang tinggi, tetapi pertumbuhan yang semakin merata dan inklusif. Kemajuan Batam harus membuka lebih banyak pekerjaan, kesempatan berusaha, dan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal serta wilayah sekitarnya,” katanya.

Menteri Iftitah menilai Batam memiliki posisi strategis sebagai pusat industri, logistik, dan ekonomi digital Indonesia yang berhadapan langsung dengan pasar Asia Tenggara.

“Batam telah menunjukkan potensinya sebagai mesin pertumbuhan baru Indonesia. Tugas kita sekarang adalah menjaga momentumnya, memperluas manfaatnya, dan memastikan setiap pertumbuhan benar-benar meningkatkan kualitas hidup rakyat,” pungkas Menteri Iftitah.

Berita Terkait

Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026
Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua
BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik
Hutama Karya Perkuat Kontribusi Keilmuan dan Hadirkan Inovasi pada Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16
HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi
DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 19:57 WIB

Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026

Friday, 9 October 2026 - 20:54 WIB

Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua

Friday, 9 October 2026 - 17:41 WIB

BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

Friday, 9 October 2026 - 12:38 WIB

Hutama Karya Perkuat Kontribusi Keilmuan dan Hadirkan Inovasi pada Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Thursday, 8 October 2026 - 13:20 WIB

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Berita Terbaru