Mendes Yandri Berdialog dengan Petani Kopi Desa Megamendung

Friday, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto berdialog dengan Petani, Pengelola BUMDesa dan warga Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (11/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Mendes Yandri mendengarkan persoalan yang dihadapi oleh Petani Kopi di wilayah Megamendung.

Dikatakan Mendes Yandri, Petani Kopi di Desa Megamendung disarakan untuk revitalisasi tanaman agar bisa berikan hasil yang maksimal.

“Saya usulkan kepada petani disini, Kopinya tetap kita kedepankan tapi akan ada Tumpang Sari seperti jahe atau serai,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Hingga Petani, kata Mendes Yandri, tidak hanya menunggu hasil kopi tapi juga ada penambahan penghasilan dari tanaman Tumpang Sari itu.

Termasuk juga nanti ada tanaman lain seperti Bambu, Pete, atau Jengkol.

“Kita akan tata penghasilan masyarakat semakin meningkat tapi lingkungan semakin baik dan berikan manfaat sebesar-besarnya bagi desa,” kata Mantan Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Untuk ini, Mendes Yandri bakal temui Pejabat terkait seperti Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Perhutani.

Desa Megamendung bisa ditata untuk menjadi Desa Wisata, dimana nantnya pengunjung bisa petik kopi, ngopi dan nikmati spot foto tapi tanpa merusak lingkungan.

Mendes Yandri menegaskan persoalan yang dihadapi Petani seperti mahalnya pupuk cair bisa dicarikan solusi lewat program prioritas Kemendes PDT.

“Kami punya program Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (SEHATI), nanti kami akan afirmasi program tersebut termasuk soal jalannya yang ramah lingkungan,” kata Mendes Yandri.

Program SEHATI ini kolaborasi Kemendes dengan Bank Dunia. Sekitar 10.000 Desa bakal diberikan bantuan hingga Rp2,5 Miliar.

Persoalan Pupuk, Kemendes bakal gerakkan BUMDesa yang produksi pupuk cair maupun organik disekitar Desa Megamendung.

See also  Dirut Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Mudik Lebaran 1447 H

Hal ini bakal gerakkan perputaran ekonomi di sekitar kawasan Megamendung ini.

“Termasuk soal pemasaran. Hasil produksi bakal diambil karena kita punya program Desa Ekspor. Desa diarahkan untuk penuhi kebutuhan dan juga untuk ekspor,” kata Menteri Kelahiran Bengkulu Selatan ini.

Kemendes saat ini telah menyiapkan 49 Negara Tujuan Ekspor untuk produk desa lewat BUMDesa.

Turut mendampingi Mendes Yandri, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tabrani.

Berita Terkait

Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026
Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua
BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik
Hutama Karya Perkuat Kontribusi Keilmuan dan Hadirkan Inovasi pada Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16
HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi
DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 19:57 WIB

Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026

Friday, 9 October 2026 - 20:54 WIB

Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua

Friday, 9 October 2026 - 17:41 WIB

BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

Friday, 9 October 2026 - 12:38 WIB

Hutama Karya Perkuat Kontribusi Keilmuan dan Hadirkan Inovasi pada Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Thursday, 8 October 2026 - 13:20 WIB

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Berita Terbaru