Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh

Monday, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Setelah dioperasikan secara fungsional guna mendukung pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 25 kilometer pada Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) kini memasuki tahapan penting, yakni Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). ULFO dilaksanakan selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 September 2026, oleh PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, kelengkapan jalan, serta pemenuhan aspek keselamatan sebelum jalan tol dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tidak sekadar memastikan terpenuhinya standar laik fungsi dan operasi, pelaksanaan ULFO juga mencakup penilaian aspek keselamatan jalan melalui pendekatan Star Rating atau pemeringkatan bintang. Pendekatan berstandar internasional ini digunakan untuk menilai tingkat keselamatan infrastruktur jalan secara komprehensif, termasuk berbagai elemen yang dapat memengaruhi risiko kecelakaan maupun tingkat keparahan apabila terjadi insiden.
Penilaian dilakukan secara terperinci terhadap sejumlah aspek, mulai dari desain geometrik jalan dan tikungan, jarak pandang, pencahayaan, marka dan rambu, hingga kualitas serta penempatan perangkat pengaman jalan. Semakin tinggi peringkat yang diperoleh, semakin baik pula kemampuan infrastruktur jalan dalam membantu meminimalkan risiko kecelakaan fatal bagi pengguna jalan.Penerapan pendekatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya untuk menghadirkan jalan tol yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani mengatakan bahwa pelaksanaan ULFO Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum menjadi momentum penting dalam rangkaian pembangunan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh.“Pelaksanaan ULFO pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memastikan terpenuhinya standar teknis serta persyaratan laik fungsi dan operasi, tetapi juga untuk menilai aspek keselamatan dan kualitas jalan tol,” ujar Hamdani.

See also  Kemen PPPA Gelar Rakor PUSPAGA, Soroti Penguatan Integrasi Layanan Keluarga

Lebih lanjut, Hamdani menambahkan bahwa tersambungnya Jalan Tol Sigli–Banda Aceh secara penuh akan memberikan dampak positif terhadap konektivitas dan aktivitas perekonomian di Aceh.

“Dengan dilaksanakannya Uji Laik Fungsi dan Operasi pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum, pembangunan Jalan Tol Sibanceh sepanjang 74 kilometer memasuki tahapan akhir untuk dapat tersambung secara penuh. Kami berharap kehadiran jalan tol ini dapat semakin memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, serta menghadirkan akses antarwilayah di Aceh yang lebih cepat dan efisien,” ujar Hamdani.

Sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera, Tol Sibanceh diharapkan dapat memperkuat konektivitas perjalanan dari Sigli menuju Banda Aceh dan sebaliknya sebagai pusat pemerintahan Provinsi Aceh. Kehadiran jalan tol ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses transportasi yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Pelaksanaan ULFO pada Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum menandai semakin dekatnya penyelesaian pembangunan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh. Setelah seluruh tahapan ULFO dipenuhi dan Sertifikat Laik Operasi diterbitkan, ruas ini semakin dekat untuk dapat segera dioperasikan tanpa tarif terlebih dahulu sebelum nantinya diberlakukan tarif.

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai

Monday, 5 October 2026 - 22:31 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Saturday, 3 October 2026 - 16:20 WIB

Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Tawarkan Lebih 5.000 Aset, Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026

Tuesday, 6 Oct 2026 - 20:04 WIB

News

BNI Gandeng Indomaret, Akses Modal Mitra Usaha Diperkuat

Tuesday, 6 Oct 2026 - 19:56 WIB