daelpos.com – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Ekonomi Republik Azerbaijan, Azer Bayramov, di SOCAR Tower, Baku, Azerbaijan, Senin (26/10). Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.
Wakil Menteri Todotua menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi investasi yang luas dan terbuka terhadap penguatan kemitraan dengan Azerbaijan. Melalui kebijakan peningkatan nilai tambah sumber daya alam dan pengembangan industri, Indonesia terus mendorong terciptanya peluang investasi yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.
“Realisasi investasi Azerbaijan di Indonesia saat ini masih relatif terbatas. Namun, kami melihat hal ini sebagai peluang untuk memperkuat kerja sama, mengingat kedua negara memiliki potensi ekonomi yang saling mendukung. Kerja sama ini perlu diarahkan tidak hanya pada perdagangan komoditas, tetapi juga pengembangan industri dan investasi di berbagai sektor strategis. Kami berharap kemitraan ini dapat diwujudkan melalui proyek-proyek konkret yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian kedua negara,” ujar Wamen Todotua.
Indonesia dan Azerbaijan juga melihat peluang untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis, termasuk energi, industri pengolahan, infrastruktur, dan sektor potensial lainnya. Penguatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga diharapkan dapat mendukung identifikasi peluang kerja sama serta mendorong realisasi investasi kedua negara.
“Indonesia dan Azerbaijan memiliki potensi besar untuk saling memperkuat di bidang sumber daya, investasi, dan pengembangan industri. Kini yang dibutuhkan adalah komitmen untuk mewujudkan kerja sama dalam proyek-proyek konkret. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM siap memfasilitasi setiap tahapan, mulai dari penjajakan mitra hingga realisasi proyek, demi memperkuat ketahanan industri dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” jelas Wamen Todotua.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Azerbaijan, Berlian Helmy, turut menekankan pentingnya diplomasi ekonomi dalam memperkuat hubungan bilateral. Sinergi antara perwakilan pemerintah, lembaga promosi investasi, dan pelaku usaha diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja sama serta mempererat hubungan Indonesia dan Azerbaijan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Azerbaijan, Berlian Helmy, serta Pejabat Promosi Investasi (PPI) Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) Abu Dhabi, Nova Herlangga Masrie. Delegasi Azerbaijan turut didampingi oleh penasihat Presiden Republik Azerbaijan dan sejumlah pejabat terkait.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kemitraan investasi internasional dan memperkuat hubungan ekonomi dengan Azerbaijan. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi peningkatan komunikasi dan tindak lanjut kerja sama yang konkret guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan manfaat bersama bagi kedua negara.(*)








