Cuaca Ekstrem di Lintasan Merak-Bakauheni, ASDP Imbau Penumpang Untuk Mengatur Waktu Perjalanan

Sunday, 17 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau pengguna jasa penyeberangan ferry khususnya di lintas Merak-Bakauheni untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrem yang telah melanda perairan selat Sunda dalam sepekan terakhir di pelabuhan Merak, Banten. 

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem untuk empat wilayah perairan di Banten termasuk salah satunya adalah wilayah selat Sunda bagian utara yang merupakan lintasan kapal ferry Merak-Bakauheni.

Menyikapi cuaca ekstrem tersebut, Corporate Secretary Shelvy Arifin memastikan ASDP akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh lembaga terkait, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kepolisian, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) yang memiliki kewenangan dalam pengaturan jadwal kapal, untuk memperoleh informasi terbaru tentang kondisi cuaca dan perizinan berlayar sesuai jadwal yang ditetapkan. 

“Dampak yang paling signifikan dari cuaca ekstrem adalah terganggunya jadwal pelayanan kapal dan kemungkinan terhambatnya mobilitas penumpang serta barang. Oleh karena itu, ASDP memohon pengertian dan kerjasama seluruh pengguna jasa saat terjadi cuaca ekstrem, dan kebijakan regulator menyatakan bahwa pelayanan penyeberangan ditutup sementara hingga kondisi normal kembali. Hal ini demi keselamatan dan keamanan pelayaran dan khususnya seluruh penumpang penyeberangan,” ujar Shelvy menegaskan.

Manajemen ASDP, lanjut Shelvy, memprioritaskan layanan prima yang mengedepankan aspek keselamatan dalam pelayaran. Manajemen juga melakukan mitigasi dalam menghadapi cuaca ekstrem, dimana secara berkala memberikan pelatihan khusus kepada para nahkoda dan awak kapal dan memastikan mereka memiliki pengetahuan serta keterampilan yang memadai untuk menghadapi perubahan cuaca.

“Nakhoda dan awak kapal juga selalu berpedoman pada SOP yang ada dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait dalam memutakhirkan informasi kondisi cuaca. Awak kapal juga selalu melakukan pemantauan terhadap cuaca yang kemungkinan berubah, dan ASDP juga berkoordinasi mitra terkait lainnya untuk menyiapsiagakan tugboat jika dibutuhkan” tambahnya. 

See also  Kemen PPPA Berikan Penghargaan APE 2020 Kepada 308 K/L dan Pemda

Menutup Sementara Layanan Penyeberangan

Dilaporkan, pada Jumat (15/3) malam melakukan penundaan seluruh jadwal pelayaran dari Pelabuhan Merak, Banten pada Jumat hingga dini hari imbas cuaca ekstrem dengan kecepatan angin mencapai 22 – 30 knot/s dari arah barat daya yang menghasilkan gelombang tinggi mencapai 2.5 meter berdasarkan peringatan dini level 1 yang dikeluarkan oleh BMKG. 

Merespon peringatan BMKG dan melihat kondisi di lapangan tersebut, ASDP segera berkoordinasi dengan BPTD selaku regulator dan mitra kerja terkait dalam memitigasi kondisi cuaca yang berdampak pada pelayanan. Hasil koordinasi tersebut menghasilkan keputusan untuk menunda sementara seluruh pelayaran kapal ferry di lintasan Merak-Bakauheni terhitung sejak Jumat (15/3) pukul 01.00 WIB dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan.

Aktivitas pelayaran kapal ferry kembali dibuka pada Sabtu (16/3) mulai pukul 03.40 WIB setelah cuaca berangsur membaik, dan proses bongkar muat kendaraan dilakukan dengan ekstra hati-hati memperhatikan keadaan sebagai antisipasi jika cuaca kembali berubah buruk dalam tempo yang singkat.

Pantauan lalu lintas pada siang ini (16/3) pukul 12.00 WIB di pelabuhan Merak, kondisi cuaca telah membaik dengan cuaca berawan, kecepatan angin yang landai berkisar 3-8 knot/s, dan gelombang laut dalam rentang 0,5-1 meter. Operasional pelayanan pelabuhan dan pelayaran kapal ferry telah berjalan normal. Terpantau tidak ada penyekatan di ruas jalan Cikuasa atas dan antrean kendaraan hanya berada di dalam area pelabuhan dermaga reguler 1,2,3,4,5,dan 7. Sementara dermaga 6 eksekutif terpantau padat mengalir di area parkir. 

Atur Waktu Perjalanan dan Beli Tiket Online

Demi kenyamanan bersama, ASDP meminta kepada pengguna jasa kapal penyeberangan agar memastikan telah bertiket sebelum berangkat, dan mengatur waktu perjalanan secara mandiri di hari keberangkatan sesuai dengan tiket yang telah dibeli. 

See also  Melihat Lebih Dekat Pembangunan Infrastruktur PUPR di Jawa Tengah

“ASDP juga  mohon kerjasama pengguna jasa untuk reservasi tiket online maksimal pada h-1 keberangkatan dan perhatikan jadwal penyeberangan yang telah dipilih. Karena pada saat terjadi kondisi darurat seperti cuaca ekstrem, pengaturan waktu perjalanan dapat meminimalisir terjadinya antrian di pelabuhan akibat lonjakan volume kendaraan yang melebihi kapasitas parkir pelabuhan” tutur Shelvy.

Shelvy mengingatkan bahwa tiket kapal ferry sudah dapat dipesan sejak 60 hari sebelum keberangkatan secara online melalui aplikasi Ferizy dan radius pemesanan maksimal di Pelabuhan Merak berada di 4.71 km dari sisi terluar pelabuhan. Apabila petugas kedapatan pengguna jasa yang tiba di pelabuhan belum bertiket, maka kendaraan akan diputar balik keluar pelabuhan hingga radius 4.71 km. Hal ini dilakukan demi kelancaran arus lalu lintas di sekitar area pelabuhan. 

Selain itu pengguna jasa juga diimbau untuk mengisi data kendaraan dan penumpang secara lengkap dan benar sebagai syarat agar hak asuransi penumpang dapat terpenuhi.

Berita Terkait

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua
Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng
Irigasi Cimanuk Cisanggarung Hasil Rehabilitasi Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan di Jawa Barat
TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 18:50 WIB

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 October 2026 - 18:21 WIB

Jaga Konektivitas Trans Kalimantan, Kementerian PU Preservasi 2 Jembatan Panjang Sungai Kapuas di Kalteng

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB