Kongres KNI-ID 2024, Kementerian PUPR Dorong Pemanfaatan Inovasi Guna Wujudkan Keberlanjutan Irigasi Menuju Kedaulatan Pangan Indonesia

Saturday, 22 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com  – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mohammad Zainal Fatah secara resmi menutup Kongres Komite Nasional Indonesia untuk Irigasi dan Drainase (KNI-ID) tahun 2024 di Cirebon, Jawa Barat, Jumat malam (21/6/2024). Agenda utama dalam pembahasan Kongres KNI-ID 2024 yakni sidang pleno pemilihan Ketua Umum KNI-ID periode 2024-2027.

Sekjen Zainal Fatah menyampaikan ucapan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada pengurus KNI-ID yang lama atas dedikasinya dalam memperkuat landasan organisasi KNI-ID. Harapan juga disampaikan kepada jajaran pengurus KNI-ID terpilih untuk dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita mencapai kedaulatan pangan di Indonesia.

“Kami sangat optimis KNI-ID dapat bertransformasi menjadi organisasi yang semakin profesional. KNI-ID dapat lebih berperan aktif melalui pemberian advis teknis dan penyelenggaraan forum ilmiah, dalam rangka penyampaian gagasan inovatif maupun berbagi praktik terbaik pengelolaan Sumber Daya Air di Indonesia terutama di bidang irigasi dan drainase,” kata Zainal Fatah.

Pada Kongres KNI-ID 2024 terpilih Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono sebagai Ketua Umum KNI-ID periode 2024-2027, menggantikan Ketua Umum KNI-ID periode 2021-2024 Sarwo Edi.

Sekjen Zainal Fatah kembali berpesan kepada pengurus KNI-ID terpilih, dalam menjalankan organisasi harus mampu berkolaborasi dengan perguruan tinggi, melalui program kampus merdeka, di mana para mahasiswa dapat mengikuti program magang pada pekerjaan irigasi, kuliah umum tentang irigasi, maupun riset/penelitian bersama terkait teknologi keirigasian yang bersifat aplikatif dan mengadopsi kearifan lokal, sehingga mudah diimplementasikan di seluruh Indonesia.

“Kita menyadari tidak ada lompatan besar tanpa kehadiran inovasi, tanpa kehadiran teknologi. Oleh karena itu tantangan-tantangan irigasi tidak mungkin kita hadapi dengan cara-cara konvensional,” kata Sekjen Zainal Fatah.

See also  Ahli Gizi: Pasien COVID-19 Konsumsi Protein dan Energi Lebih Tinggi

Menurut Zainal Fatah, tantangan besar masih dihadapi dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia, khususnya irigasi pertanian yang disebabkan oleh meningkatnya laju pertumbuhan penduduk dan laju pertumbuhan ekonomi kawasan yang berdampak pada berkurangnya lahan sawah karena beralih fungsi.

“Bencana alam ekstrem seperti banjir dan kekeringan juga menjadi faktor penyebab menurunnya produksi pangan,” kata Sekjen Zainal Fatah.

Zainal Fatah mengatakan, berdasarkan pemutakhiran terhadap data daerah irigasi (DI) permukaan di Indonesia dari 7,1 juta hektare pada 2015 menjadi 8,6 juta hektare di akhir tahun 2023. Demi mendukung ketahanan pangan nasional, Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai langkah di antaranya dalam 10 tahun terakhir secara masif telah melakukan pembangunan irigasi baru seluas 1,2 juta Ha dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 4,3 juta Ha.

“Capaian ini meningkatkan nilai Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) dari daerah irigasi yang menjadi kewenangan pusat semula 60% pada tahun 2015 menjadi 80% pada akhir tahun 2023,” kata Sekjen Zainal Fatah.

Acara Kongres KNI-ID turut dihadiri, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon Arif Nurudin, dandan para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Ditjen Sumber Daya Air. (*)

Berita Terkait

Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan
Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik dengan Panorama Pantai Selatan
Menteri Iftitah Buka Peluang PNS Bisa Kuliah S2 Tanpa Tinggalkan Tugas Utama
Trafik Mudik di JTTS Naik 24,68 Persen, Hutama Karya Imbau Pemudik Atur Perjalanan
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik
Hutama Karya Dukung Program Mudik Nyaman Kementerian PU Lewat Tol Trans Sumatra
Prabowo Minta Menteri Tak Gelar Open House Lebaran Mewah
Hutama Karya bersama Polda Sumsel Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Fungsional Tol Palembang-Betung

Berita Terkait

Wednesday, 18 March 2026 - 12:51 WIB

Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan

Tuesday, 17 March 2026 - 13:48 WIB

Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik dengan Panorama Pantai Selatan

Tuesday, 17 March 2026 - 09:50 WIB

Menteri Iftitah Buka Peluang PNS Bisa Kuliah S2 Tanpa Tinggalkan Tugas Utama

Tuesday, 17 March 2026 - 09:43 WIB

Trafik Mudik di JTTS Naik 24,68 Persen, Hutama Karya Imbau Pemudik Atur Perjalanan

Monday, 16 March 2026 - 13:03 WIB

Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

Berita Terbaru

ilustrasi / foto ist

Nasional

Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok, Penentuan Lebaran 2026

Thursday, 19 Mar 2026 - 00:07 WIB