Kolaboratif Lintas Sektor, Kunci Sukses Pembangunan Daerah

Monday, 5 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Birokrasi dituntut menjadi lebih lincah, adaptif, visioner, reflektif, dan kolaboratif lintas sektor. Birokrasi adalah mesin pembangunan, dan Kepala Daerah berperan sebagai pengemudi yang mengarahkannya menuju tujuan utama sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan memberikan dampak terhadap pembangunan nyata di Wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

“Kegiatan hari ini menjadi momen penting untuk menyusun perencanaan yang matang, menyelaraskan langkah dan memperkuat fondasi reformasi birokrasi, demi tercapainya sasaran strategis pembangunan dimasa mendatang,” demikian dikatakan Staf Ahli Menteri PANRB Bidang Budaya Kerja Abdul Hakim menghadiri acara
Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 di Pontianak, Senin (5/5/2025).

Hakim menjelaskan, dalam melaksanakan reformasi birokrasi, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar birokrasi responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mampu mengimplementasikan kebijakan dengan cepat, memperkuat koordinasi antar lembaga, efektif dalam mengalokasikan anggaran, melaksanakan pemberantasan korupsi dan kebocoran anggaran, mengelola ASN untuk memastikan produktivitasnya, serta birokrasi dituntut untuk melakukan pelayanan berbasis teknologi dan mereformasi pelayanan publik.

“Beragam potensi dimiliki Kalimantan Barat seperti pertambangan, pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, pariwisata, insdustri dan kehutanan. Potensi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya.

Hakim mengatakan, ada lima langkah strategis yang perlu dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendukung reformasi birokrasi, yaitu: penyusunan roadmap reformasi, penerapan manajemen ASN berbasis meritokrasi, pelarangan pengangkatan non-ASN, peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan kolaborasi antara kepala daerah dan sekda menjadi kunci untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Di hadapan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, dan pemerintah kota/kabupaten se-Kalimantan Barat, Hakim pun mengapresiasi capaian jajaran pemda se-Kalimantan Barat dalam hasil RB, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

See also  Kepala BKPM tegaskan Pejabat Penghubung K/L di PTSP Pusat merupakan Garda Terdepan Investasi Indonesia

“Saya mengapresiasi karena secara umum capaian Pemprov Kalimantan Barat beserta kabupaten dan kotanya sudah sangat baik. Hampir seluruh kabupaten/kota sudah mendapat predikat “Sangat Baik” (BB) pada RB dan SAKIP serta predikat “Baik” (B) dan rata-rata “Baik” dalam SPBE dan IPP,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam upaya membangun birokrasi yang profesional dan berkelas dunia, lanjutnya, manajemen ASN harus dijalankan dengan teguh berlandaskan prinsip meritokrasi. Menurutnya, prinsip ini menegaskan bahwa seluruh proses manajemen ASN harus berbasis kualifikasi, kompetensi, kinerja, integritas, dan moralitas, serta bebas dari praktik diskriminasi dan intervensi. “Melalui meritokrasi, kita memastikan bahwa ASN yang berkiprah adalah mereka yang terbaik dalam kapasitas, dedikasi, dan akuntabilitasnya,”ungkapnya.

Pada sektor pelayanan publik, lanjutnya, sebaran Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk Provinsi Kalimantan Barat, 10 dari 14 daerah atau sekitar 71% telah memiliki MPP. Kalimantan Barat juga menunjukkan komitmen tinggi dengan respons pengaduan LAPOR! dengan rate di atas 90%. “Akan tetapi diperlukan strategi yang lebih intensif agar tindak lanjut pengaduan warga dapat ditangani lebih cepat dan tepat, demi menjaga pelayanan publik yang responsif,”tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dengan kementerian/lembaga pusat merupakan suatu keharusan dalam mendukung pencapaian Visi Jangka Menengah Nasional dan Visi Jangka Menengah Provinsi Kalbar.

“Melalui Musrenbang kali ini, kami menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PPN/Bappenas, yang sejalan dengan tema pembangunan nasional tahun 2025–2029,” ujarnya.

Norsan juga mengatakan, Musrenbang ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan mendorong percepatan pembangunan wilayah perbatasan, konektivitas antarwilayah, dan transformasi ekonomi berbasis infrastruktur serta regulasi yang berpihak pada daerah luar pusat pertumbuhan utama.

See also  Komisi IV DPR RI Dorong Pemerintah Cari Terobosan Cegah Karhutla di 2020

“Pemprov Kalbar siap mendukung penuh melalui sinkronisasi program dan kegiatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” katanya.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB