Desa Sejahtera Astra Pandeglang Lepas Ekspor Perdana 5.000 Ikan Mas Sinyonya ke Negeri Vietnam

Monday, 2 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Astra bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia serta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, melepas ekspor perdana 5.000 ekor ikan mas sinyonya dari Desa Sejahtera Astra Pandeglang ke negeri Vietnam pada Minggu (31/5). Pelepasan ekspor dari Desa Sejahtera Astra merupakan bagian dari komitmen Astra dalam menciptakan ekosistem ekonomi berbasis masyarakat yang mandiri, berdaya saing dan siap menembus pasar ekspor.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor dan Investasi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Tabrani, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Miftah Farid, Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang Iing Andri Supriadi serta perwakilan dari Astra.

“Astra senantiasa berkontribusi pada kemajuan masyarakat Indonesia salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra yang berfokus pada pemberdayaan kewirausahaan berbasis potensi dan produk unggulan desa. Program ini diinisiasi melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan manfaat langsung sekaligus dampak positif bagi masyarakat desa di berbagai daerah,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Desa Sejahtera Astra Pandeglang memiliki fokus pada pengembangan produk unggulan ikan mas sinyonya yaitu ikan endemik khas Kecamatan Banjar, yang mampu tumbuh hingga 20 kilogram per ekor dan hidup sampai lima belas tahun. Selain ke pasar ekspor, Desa Sejahtera Astra Pandeglang telah memasarkan ikan mas sinyonya ke Pulau Jawa dan Sumatra.

Desa Sejahtera Astra Pandeglang juga turut melakukan ekspansi pengembangan produk unggulan lainnya ke sektor kerajinan anyaman pandan duri dan kopi khas lokal, yakni kopi puhu. Melalui kerajinan anyaman, desa ini telah menghasilkan berbagai produk seperti tas, dompet, sajadah, dan sandal.

See also  Gerak Cepat Pemprov DKI Pengawasan dan Penanganan Ketat Gizi Buruk di Jakarta

Selain itu, Desa Sejahtera Astra Pandeglang juga telah mengembangkan eduwisata terintegrasi dari perikanan, kerajinan, camping ground, hingga wisata kuliner.

Astra telah membina Desa Sejahtera Astra sejak tahun 2018. Desa Sejahtera Astra memiliki fokus pada tiga klaster utama, yaitu pertanian dan produk olahannya, kelautan dan perikanan, serta wisata, kriya, dan budaya.

Hingga Desember 2024, Astra telah membina 1.515 desa dan kampung di 35 provinsi di Indonesia, 468 desa di antaranya telah berhasil menjual produk ke pasar internasional dan selama empat tahun terakhir telah mencatatkan nilai valuasi ekspor sebesar Rp349 miliar.

Semangat Astra untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan untuk hari ini dan masa depan Indonesia, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru