Ke Maluku Utara, Wamen Viva Yoga, Merealisasikan Asta Cita Presiden Prabowo untuk Membangun Kawasan Transmigrasi

Wednesday, 16 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dalam Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Kota Ternate, Maluku Utara, 15/7/2025, membawa berkah bagi pemerintah kabupaten dan kota di provinsi kepulauan itu. Tujuh daerah yakni Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Halmahera Utara serta Kota Tidore Kepulauan mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp35 Miliar.

Dari bantuan itu rinciannya adalah, Pulau Morotai sebesar Rp8,647.020.000, Halmahera Timur Rp2,594.000.000, Halmahera Selatan Rp4.587.020.000, Halmahera Tengah Rp 11. 829.005.000, Halmahera Utara Rp 4.911.020.000, Kepulauan Sula Rp 1,297.020.000, dan Kota Tidore Kepulauan sebesar Rp 1.457.020.000.

Kepada wartawan, Viva Yoga mengatakan dana yang dikucurkan tersebut merupakan amanat Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan agar pembangunan lewat program transmigrasi dapat menjaga integrasi nasional, mengentaskan kemiskinan, dan berkontribusi mewujudkan kedaulatan pangan. “Bantuan yang diberikan kita harap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan potensi unggulan daerah”, ujarnya.

Dirinya menegaskan agar program transmigrasi diakselerasi pemerintah daerah guna mencipatkan kawasan perekonomian di daerah masing-masing. “Kementerian Transmigrasi menetapkan kawasan yang ada tak berfokus pada sentra tanaman pangan namun juga komoditas lain yang juga dapat meningkatkan perekonomian”, ujarnya. Komoditas lain itu seperti pala, cengkeh,  kakao, kelapa, dan rempah-rempah. “Ini merupakan produk ungulan yang sangat luar biasa dan bertaraf internasional”, tuturnya.

Komoditas tersebut berpotensi diekspor dari Maluku Utara. Untuk menunjang potensi ekspor maka perlu dibentuk lembaga ekonomi dan bisnis yang mengelola semua proses, dari hulu ke hilir. Wilayah Oba, Weda, dan Wasile perlu didorong menjadi zona industri transmigrasi terintegrasi berbasis agro-maritim.

Diingatkan bahwa Maluku Utara pada Abad XV dan XVI merupakan pusat perdagangan rempah-rempah dunia. Bangsa-bangsa Eropa datang dan berebut untuk menguasai Ternate dan Tidore agar dapat memonopoli rempah-rempah. “Bukti dari massifnya kedatangan bangsa-bangsa di  Eropa ke Maluku Utara adalah banyaknya peninggalan benteng-benteng pertahanan mereka”, ungkap Viva Yoga. “Dulu merupakan jalur rempah dunia yang hari ini bersalin rupa menjadi koridor ekonomi biru, hijau, dan industri”, tambahnya. Koridor ini disebut sangat tepat karena dari segi geografi, budaya, ekonomi, dan sosial masyarakat sangat mendukung.

See also  Libatkan Warga Lokal, Kementerian PUPR Bangun Hunian Tetap Tahap 2B di Sulawesi Tengah

Sebagai provinsi yang berbatasan dengan Filipina dan Samudera Pasifik, Maluku Utara bukan wilayah biasa. Provinsi ini mampu menjadi simpul strategis kawasan Indonesia bagian timur. Untuk mencapai hal yang demikian maka perlu strategi untuk membuka wilayah terluar menjadi kawasan bernilai tambah serta menyeimbangkan pusat dan pinggiran. “Maluku Utara merupakan episentrum baru ekonomi di timur”, tegasnya,

Berita Terkait

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang
Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027
Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo
Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam
Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:53 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Thursday, 1 October 2026 - 19:01 WIB

Kementerian PU Targetkan Sekolah Rakyat Tahap III Tanah Datar Rampung Tahun 2027

Wednesday, 30 September 2026 - 22:44 WIB

Kementerian PU Jaga Pasokan Air Irigasi 2.563 Hektare Sawah di Bantul dan Kulon Progo

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Tuesday, 29 September 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB

foto ist

News

Dua Agenda Besar, Satu Komando: Bahlil

Friday, 2 Oct 2026 - 07:15 WIB