Negara Hadir untuk Anak: Gizi, Kesehatan, dan Sekolah Layak Prioritas Utama

Thursday, 24 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com – Hari Anak Nasional (HAN) bukan sekadar perayaan tahunan. Presiden Prabowo Subianto ingin peringatan ini juga menghadirkan aksi nyata dalam menjamin masa depan anak-anak Indonesia.

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Dedek Prayudi mengatakan, pemerintah memiliki tiga program unggulan yang secara langsung menyasar anak-anak: Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Revitalisasi Sekolah.

Menurut Uki, sapaan akrab Dedek, program MBG tidak hanya membuat anak-anak kenyang, tetapi juga memastikan terpenuhinya standar gizi dan nutrisi harian bagi anak. Sebab, merujuk data Kemenkes, sebanyak 60 persen atau 3 dari 5 anak-anak sekolah tidak sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Akibatnya, mereka cenderung tidak fokus dan cepat lelah. Selain itu, tidak sarapan sebelum berangkat sekolah juga menyebabkan anak-anak mengalami anemia defisiensi zat besi (iron deficiency anemia). Dampaknya jangka panjangnya, anak-anak bisa mengalami penurunan IQ hingga 6 poin atau lebih, menurut berbagai studi ilmiah di bidang nutrisi dan perkembangan anak.

“Sebanyak 38% atau hampir 2 dari 5 anak-anak usia sekolah menderita anemia, lemas dan tidak fokus. Program Makan Bergizi Bergizi hadir bukan sekadar memberi makanan, tetapi memberi zat gizi penting seperti zat besi yang dibutuhkan anak-anak untuk tumbuh cerdas, kuat, dan percaya diri,” kata Uki di Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Selain MBG, pemerintah juga menggulirkan program Cek Kesehatan Gratis untuk anak-anak sekolah. Layanannya meliputi pemeriksaan tinggi badan, berat badan, penglihatan, pendengaran, TBC, hingga kesehatan mental.

“Membentuk generasi emas, tidak cukup hanya dengan menyediakan makanan bergizi. Pemerintah menjalankan amanat UUD 1945 pasal 28 (H) ayat 1 dan 3 tentang hak kesehatan untuk masyarakat, termasuk anak-anak,” ujarnya.

Uki menjelaskan, ada dua jenis hak kesehatan menurut konstitusi. Hak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan hak untuk sehat. Program Cek Kesehatan Gratis merupakan cara pemerintah untuk memproteksi kesehatan masyarakat.

See also  GREEN DRILLING untuk Kurangi Emisi Karbon

“Cek Kesehatan Gratis ini mengisi atau memenuhi hak masyarakat, hak rakyat indonesia, termasuk anak-anak, agar kesehatan mereka diproteksi oleh negara. CKG akan melindungi, memproteksi, mereka yang belum terindikasi satu penyakit, dengan dilakukannya pemeriksaan secara gratis,” jelas Uki.

Program ketiga yang juga ditujukan untuk anak-anak adalah program revitalisasi sekolah. Program ini menargetkan renovasi sebanyak 11.440 sekolah pada awal tahun 2025. Fokus utamanya adalah sekolah-sekolah (SD, SMP, SMA/SMK, SLB negeri dan swasta) di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) dan wilayah padat penduduk yang kekurangan fasilitas belajar yang layak.

Presiden Prabowo telah mengalokasikan dana sekitar Rp 20 triliun pada APBN 2025 untuk membiayai program ini. Menurut Uki, program ini nerupakan respons atas tingginya angka sekolah rusak, baik ringan, sedang, atau berat, mulai tingkat SD hingga SMA.

Berdasarkan data, total sekolah rusak sedang dan berat di semua jenjang berjumlah sekitar 119.700 sekolah di seluruh Indonesia, meliputi sebanyak 19.925 sekolah rusak berat dan 99.800 rusak sedang.

“Program ini terutama menyasar sekolah yang rusak sedang dan berat. Untuk yang rusak sedang, bahkan anak-anak sampai tidak bisa mengakses toilet sekolah,” jelasnya.

Menurut Uki, kondisi ini sangat mengkhawatirkan, khususnya siswi. Banyak dari mereka yang terpaksa menahan buang air kecil selama beberapa jam selama proses belajar mengajar berlangsung.

“Jadi ini berbahaya. Karena bangunan sekolah itu bukan cuma ruang kelas,” tutup Uki.

Berita Terkait

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset
10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi
Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial
Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara
ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi
Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!
Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 15:08 WIB

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 October 2026 - 14:53 WIB

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi

Wednesday, 30 September 2026 - 22:54 WIB

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara

Wednesday, 30 September 2026 - 12:59 WIB

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Friday, 2 Oct 2026 - 12:41 WIB