Hutama Karya: Pengendalian Lingkungan Prioritas di Proyek RSUP Dr. Kandou Manado

Friday, 25 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama PT Tigamas Mitra Selaras (HK-Tigamas JO) memperkuat langkah pengendalian dampak lingkungan pada Proyek Pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Dr. Kandou Manado, menyusul keluhan masyarakat terkait debu yang muncul di media sosial pada pertengahan Juli 2025.

Hutama Karya telah merespons dengan cepat melalui serangkaian tindakan mitigasi komprehensif untuk memastikan kenyamanan masyarakat dan keberlangsungan operasional rumah sakit tetap terjaga selama masa konstruksi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan bahwa Hutama Karya telah melakukan evaluasi menyeluruh dan penguatan sistem pengendalian lingkungan sejak keluhan pertama kali muncul. “Segera setelah mendapat informasi keluhan dari media sosial, kami langsung melakukan verifikasi dan investigasi di lapangan. Tim manajemen proyek kemudian memperkuat upaya pengendalian debu yang telah diterapkan sejak awal proyek,” ujar Adjib.

Lebih lanjut Adjib menyampaikan bahwa langkah pengendalian yang diperkuat meliputi peningkatan intensitas penyiraman akses jalan utama dari 2 kali sehari menjadi 5 kali sehari, termasuk pada jam-jam padat operasional rumah sakit yaitu pukul 11.00, 15.00, dan 21.00 WITA. Selain itu, Hutama Karya juga memastikan kebersihan kendaraan besar yang keluar dari lokasi proyek dan menambah pemasangan jaring safety net di area gedung.

Adjib juga menerangkan bahwa berdasarkan hasil uji kualitas udara ambien 24 jam yang dilakukan oleh tim Quality, Health, Safety, Security and Environment (QHSSE) menunjukkan bahwa seluruh parameter yang diuji tidak ada yang melebihi baku mutu lingkungan yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa dampak debu masih dalam batas aman namun tetap memerlukan pemantauan dan pengendalian berkelanjutan.

“Hutama Karya telah menerapkan sistem pengendalian lingkungan yang komprehensif sejak awal proyek, termasuk pemasangan pagar proyek, penyiraman rutin, pembersihan ban kendaraan, pemasangan safety net, serta pembersihan jalan dan housekeeping,” tambah Adjib. Penyebaran debu dari lokasi proyek tercatat mencapai radius 100-200 meter dari area konstruksi, dengan dampak paling terasa pada fase konstruksi struktur yang saat ini sedang berlangsung dan diprediksi akan selesai pada November 2025.

See also  Rakornas Investasi 2022, Jokowi Tegaskan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Investor

Meskipun ada penguatan langkah pengendalian lingkungan, progress pembangunan tetap berjalan sesuai jadwal. Per pertengahan Juli 2025, progress konstruksi telah mencapai 18% dengan milestone penting berupa penyelesaian pengecoran area Bunker Radiotherapy.

“Kami optimis target penyelesaian proyek pada Juni 2026 tetap dapat dicapai. Implementasi langkah pengendalian lingkungan tidak mengganggu jadwal pembangunan karena telah diintegrasikan dalam sistem manajemen proyek sejak awal,” tegas Adjib. Dalam 3-4 bulan ke depan, Hutama Karya akan fokus pada penyelesaian pekerjaan struktur yang merupakan fase paling kritis dalam hal potensi timbulnya debu.

Hutama Karya memastikan terus berkoordinasi erat dengan RSUP Kandou selaku owner dan konsultan pengawas dalam penanganan masalah lingkungan ini. Untuk komunikasi dengan masyarakat, perusahaan telah melakukan pemasangan spanduk/banner edukasi pentingnya penggunaan masker di sekitar area proyek untuk meminimalisir risiko ISPA akibat polusi debu.

“Kami berkoordinasi dengan Humas RS Kandou untuk memastikan saluran komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Ke depan, jika ada keluhan serupa, masyarakat dapat menyampaikan melalui kanal yang telah disiapkan,” imbuh Adjib.

Proyek Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Dr. Kandou Manado akan menjadi fasilitas kanker terpadu pertama di Kota Manado yang dapat meningkatkan pelayanan kesehatan terutama dalam penanganan penyakit kanker bagi masyarakat Sulawesi Utara. Hingga Juli 2025, proyek ini telah menyerap puluhan tenaga kerja lokal dan membantu masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa penyaluran hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha serta peningkatan UMKM.

“Kehadiran gedung ini nantinya akan mempertegas fungsi RSUP Dr. Kandou sebagai rumah sakit rujukan Tipe A bagi penderita kanker di Provinsi Sulawesi Utara. Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan tidak hanya tepat waktu, tapi juga dengan menjaga kualitas lingkungan,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

See also  Pertamina Lubricants Ajak Siswa SMK Belajar Dunia Bengkel Lewat Program EHS

Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Dr. Kandou akan terdiri dr 12 lantai struktur atas dan 1 lantai Semi-Basement dengan fasilitas lengkap meliputi layanan bedah spine dan ortopedi, bedah vaskuler, jantung terpadu, kanker, NICU, endoscopic ultrasound, hemodialisa, kanker anak estella, TB-DOTS dan MDR, serta layanan VCT.

Berita Terkait

Disiplin Finansial Berbuah Manis, Hutama Karya Lampaui Target Laba Awal 2026
Investasi Awal Tahun Tumbuh 7,2%, Pemerintah Terapkan KBLI Lebih Adaptif
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako
PLN Icon Plus Dukung Karyawati Berdaya Lewat Woman Support Women: UMKM di Hari Kartini
TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026
Investasi Jepang Tembus US$17,1 Miliar, Pemerintah Kantongi Komitmen Baru US$23,6 Miliar
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Program Pertapreneur Aggregator Tembus Rp5,7 Miliar, Pendapatan UMK Terdongkrak

Berita Terkait

Saturday, 25 April 2026 - 12:12 WIB

Disiplin Finansial Berbuah Manis, Hutama Karya Lampaui Target Laba Awal 2026

Friday, 24 April 2026 - 12:42 WIB

Investasi Awal Tahun Tumbuh 7,2%, Pemerintah Terapkan KBLI Lebih Adaptif

Thursday, 23 April 2026 - 09:16 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Wednesday, 22 April 2026 - 20:35 WIB

PLN Icon Plus Dukung Karyawati Berdaya Lewat Woman Support Women: UMKM di Hari Kartini

Tuesday, 21 April 2026 - 18:35 WIB

TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026

Berita Terbaru

Nasional

“Kebebasan Pers adalah Oksigen Perdamaian,” Tegas WPO

Monday, 27 Apr 2026 - 09:27 WIB