PLN Nusantara Power Dorong Akselerasi Transisi Energi dengan Produksi 472,2 GWh Energi Hijau di Semester 1 2025

Wednesday, 6 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto karyawan PLN Nusantara Power saat melakukan monitoring reguler pada pencampuran batubara dengan biomassa pada PLTU Rembang. Melalui skema cofiring, hingga akhir juni 2025 PLN NP telah  berhasil mengurangi emisi karbon sebanyak 525 ribu ton CO2.

Foto karyawan PLN Nusantara Power saat melakukan monitoring reguler pada pencampuran batubara dengan biomassa pada PLTU Rembang. Melalui skema cofiring, hingga akhir juni 2025 PLN NP telah berhasil mengurangi emisi karbon sebanyak 525 ribu ton CO2.

daelpos.com – PLN Nusantara Power, subholding pembangkit terbesar di Asia Tenggara, semakin memperlihatkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui operasional bisnis yang berkelanjutan. Pada semester pertama tahun 2025, perusahaan ini berhasil memproduksi energi bersih sebanyak 472,2 GWh, yang setara dengan pengurangan emisi karbon sebanyak 525 ribu ton CO2, sebagai hasil dari inovasi co-firing yang diterapkan pada 25 PLTU Batubara.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa komitmen perusahaan untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 tetap menjadi prioritas. Tidak hanya melalui pengembangan pembangkit berbasis energi terbarukan (EBT), namun juga dengan mengadopsi strategi yang efektif untuk mendorong penerapan energi bersih pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang ada.

“Kami telah melakukan studi terkait teknologi co-firing sejak 2018, dan kini telah mengimplementasikan co-firing di 25 PLTU yang tersebar di Jawa dan luar Jawa. Beberapa PLTU di luar Jawa bahkan telah mencapai tingkat co-firing hingga 100%,” ungkap Ruly.

Inovasi co-firing ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan energi bersih, sekaligus menjadi bagian dari program “green booster” PLN untuk mencapai target bauran energi EBT nasional. Co-firing dinilai sebagai solusi cepat dan efektif dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kontribusi energi hijau tanpa perlu membangun pembangkit baru.

Co-firing adalah teknik substitusi pembakaran di PLTU, di mana sebagian bahan bakar batubara digantikan dengan biomassa, yang turut mendukung pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. “Selain menurunkan emisi, co-firing juga memiliki potensi dalam mengatasi masalah sampah dan mendorong ekonomi berbasis sirkular, di mana salah satu sumber bahan bakar dapat berasal dari Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP),” jelas Ruly.

See also  PLN Nusantara Power Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2025

PLN Nusantara Power juga telah menjalin kemitraan dengan empat perusahaan asal Jepang, yaitu Toshiba, Sumitomo Heavy Industries (SHI), Mitsubishi Heavy Industries (MHI), dan Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI Corporation), untuk mengembangkan energi bersih pada unit pembangkit melalui berbagai teknologi seperti biomass processing plant, co-firing ammonia, AQCS (air quality control system), CCUS (carbon capture, utilization and storage).

Berita Terkait

PLN Nusantara Power Resmikan HRS Merah Putih Muara Tawar, Perkuat Kemandirian Teknologi Hidrogen
Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi
Cerita Perubahan dari Berbagai Daerah, Program TJSL PLN Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Jaga Keamanan Ekosistem Digital, PLN Icon Plus Raih Indonesia Cyber Security Summit 2026
Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat
Berikan Pengalaman Kerja bagi Talenta Muda, Pertamina Terima 539 Peserta Internship 2026
Semangat Kemerdekaan, PLN Icon Plus Sumbagsel Perkuat Akses Pendidikan Digital bagi Anak Indonesia
Pertalite Bisa Dibatasi Akhir 2026, Motor Dipastikan Aman

Berita Terkait

Friday, 14 August 2026 - 17:28 WIB

PLN Nusantara Power Resmikan HRS Merah Putih Muara Tawar, Perkuat Kemandirian Teknologi Hidrogen

Friday, 14 August 2026 - 14:48 WIB

Pengembangan Hydropower, 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM Masuk Tahapan Eksekusi

Friday, 14 August 2026 - 14:41 WIB

Cerita Perubahan dari Berbagai Daerah, Program TJSL PLN Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

Friday, 14 August 2026 - 14:34 WIB

Jaga Keamanan Ekosistem Digital, PLN Icon Plus Raih Indonesia Cyber Security Summit 2026

Thursday, 13 August 2026 - 17:46 WIB

Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat

Berita Terbaru

foto ist

News

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:56 WIB

Berita Terbaru

Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan

Saturday, 15 Aug 2026 - 22:46 WIB

Ekonomi - Bisnis

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Saturday, 15 Aug 2026 - 21:12 WIB

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB