Pemprov DKI Bangun Patung Fatmawati di Taman Bendera Pusaka

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

daelpos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun patung Fatmawati Soekarno di area Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembangunan patung ini akan menjadi bagian dari revitalisasi tiga taman ikonik, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, yang disatukan menjadi satu kawasan terpadu.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi ini sangat erat kaitannya dengan sejarah. “Jadi di sana nama tamannya kan Bendera Pusaka, dan Bendera Pusaka itu identik dengan Bu Fatmawati. Ketika membuat, kan benderanya yang menjahit Bu Fatmawati,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Pramono juga menegaskan bahwa proyek patung ini tidak akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Ia menyebut ada pihak yang secara sukarela ingin menyumbangkan dana untuk pembangunan patung sebagai bentuk penghargaan atas jasa Fatmawati. “Kemudian ada orang yang berbaik hati ingin menyumbang ataukan memberikan kepada Taman Bendera Pusaka dan saya sudah setuju itu,” jelasnya.

Saat ditanya lebih lanjut, Pramono membenarkan bahwa biaya pembangunan patung ini sepenuhnya ditanggung oleh donatur.

Sebelumnya, proyek revitalisasi dan penyatuan tiga taman ini sudah dimulai dengan groundbreaking pada 8 Agustus 2025. Proyek ini juga tidak menggunakan dana APBD, melainkan berasal dari kontribusi pengembang melalui mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dengan total anggaran mencapai Rp 50 miliar.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, menjelaskan bahwa penamaan kawasan ini sebagai Taman Bendera Pusaka dipilih setelah mempertimbangkan berbagai opsi. Wacana penamaan Taman ASEAN batal karena dinilai akan memakan birokrasi yang panjang dan membutuhkan persetujuan antarnegara.

“Iya, untuk seandainya Taman ASEAN karena waktunya harus tahun ini kita kejar, perlu birokrasi yang panjang, perlu persetujuan antar negara,” kata Fajar.

See also  Dampingi Wapres Ma’ruf Amin Tinjau Lokasi Hunian Korban Erupsi Gunung Semeru, Sekjen Kementerian PUPR: Pembangunan Huntap Selesai Sebelum Akhir Masa Transisi Darurat

Pembangunan Taman Bendera Pusaka ini bertujuan untuk memperluas dan mengintegrasikan ruang terbuka hijau bagi masyarakat perkotaan. Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.

Berita Terkait

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP
Akses Lembah Anai Telah Dibuka 24 Jam, Progres Penanganan Capai 73% 
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional
Gorontalo Apresiasi BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan
Kementerian PU Targetkan 10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru
Kementerian PU Luncurkan Buku 500 Hari Pembangunan Infrastruktur, Menteri Dody: Bukti Kerja Nyata untuk Rakyat
Perkuat Kelembagaan di Kementerian PU, Menteri Dody Lantik Kepala Biro Hukum, Kepala BPJT dan Staf Khusus Menteri
Pascagempa M6,7 di Sulteng, Kementerian PU Lakukan Pemeriksaan Jembatan dan Kerahkan Alat Berat

Berita Terkait

Tuesday, 23 June 2026 - 18:59 WIB

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Monday, 22 June 2026 - 18:45 WIB

Akses Lembah Anai Telah Dibuka 24 Jam, Progres Penanganan Capai 73% 

Monday, 22 June 2026 - 18:26 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNyalla Serukan Rekonstruksi Total Arsitektur Hukum dan Ekonomi Nasional

Sunday, 21 June 2026 - 14:10 WIB

Gorontalo Apresiasi BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan

Sunday, 21 June 2026 - 13:33 WIB

Kementerian PU Targetkan 10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

Berita Terbaru

News

Hamawas Perkuat Standar Keselamatan di Tol Kutepat

Tuesday, 23 Jun 2026 - 19:12 WIB

Berita Utama

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Tuesday, 23 Jun 2026 - 18:59 WIB