Kementerian PU Sigap Tangani Bencana Banjir di Kota dan Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat

Monday, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan langkah tanggap darurat terhadap bencana banjir yang melanda Kota/Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat yg disebabkan oleh curah hujan tinggi lebih dari 150mm/hari sejak Minggu tanggal 14 September 2025.

Curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama disertai adanya pasang surut air laut menyebabkan meningkatknya aliran air, debit serta volume air pada lima sungai yaitu, Sungai Klagison, Klasaman, Mariat, Klamalu, dan Makbusun sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga dan akses jalan dibeberapa wilayah di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong dengan ketinggi genangan mencapai 20-80 cm.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen Kementerian PU dalam penanganan bencana di seluruh Indonesia.

“Kami terus memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat terdampak. Kementerian PU akan memberikan dukungan penuh dalam menangani dampak banjit di Kota/Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat,” kata Menteri Dody.

Bencana banjir tersebut mengakibatkan sebanyak 54 rumah penduduk di Kota Sorong dan 1400 rumah di Kabupaten Sorong serta fasilitas umum dan pemerintahan, perkantoran, rumah ibadah, dan jalan akses ikut terdampak.

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat telah melakukan koordinasi dengan TNI-Polri, Pemerintah Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota/Kabupaten Sorong untuk melakukan monitoring kondisi terkini. Selain itu Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan BWS Papua Barat telah melakukan pengecekan ke lokasi bencana untuk mendata infrastruktur yang berpotensi terdampak bencana dan menyusun program prioritas penanganan darurat.

Penanganan yang telah dilakukan Kementerian PU dengan mengerahkan mobile pump, pompa alkon, bahan banjiran, alat berat untuk membuka drainase yang tersumbat, dan membuka tiga penampungan bagi warga yang terdampak.

See also  Sidang PUIC-19, Komite Komunitas dan Minoritas Muslim Dorong Aksi Nyata dan Perlindungan Global

Berdasarkan hasil pantauan BWS Papua Barat pada Senin 15 September 2025, genangan air dipermukaan warga berangsur-angsur surut dan debit air sudah normal sehingga jalan nasional sudah aman untuk dilalui. (*)

Berita Terkait

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah
Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh
Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta
Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen
Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun
JIAT di Pulau Yamdena Maluku Rampung, Petani Kini Bisa Panen hingga 3 Kali Setahun
Hutama Karya Bersama Sejumlah Stakeholder Monitoring dan Evaluasi Rencana Pembangunan JTTS Ruas Bukittinggi-Padang Panjang-Sicinci
Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 07:16 WIB

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Sunday, 26 July 2026 - 01:39 WIB

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Friday, 24 July 2026 - 14:38 WIB

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Wednesday, 22 July 2026 - 09:28 WIB

Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

Tuesday, 21 July 2026 - 13:30 WIB

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Tinjau SR Sragen, Dody Tegaskan Komitmen Pemerintah

Monday, 27 Jul 2026 - 07:16 WIB

foto ist

News

Tangis Anak Iringi Pemakaman Sang Ayah

Sunday, 26 Jul 2026 - 18:39 WIB

Berita Terbaru

Kementerian PU Kebut Pemulihan Konektivitas di Aceh

Sunday, 26 Jul 2026 - 01:39 WIB