KPK-USAID Bahas Program Pencegahan Korupsi

Thursday, 23 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pembahasan program pencegahan korupsi bersama Juhani Grossmann Chief in Party, USAID CEGAH. Ini dilakukan pada Rabu (22/1) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, guna menindaklanjuti kerja sama yang telah terjalin selama 10 tahun terakhir.

Kesempatan tersebut dihadiri tiga Pimpinan KPK, Alexander Marwata, Nawawi Pomolango dan Nurul Gufron. Tim USAID-CEGAH memaparkan beberapa program CEGAH yang sedang berjalan maupun program yang akan dijalankan. 

Sebelum paparan USAID-CEGAH, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango memberikan arahan terkait perubahan Undang-undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi yang telah diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2019. 

“Tidak bisa dimungkiri konsentrasi untuk prioritaskan pencegahan ini lebih tinggi,” katanya. 

Selain itu Deputi bidang Pencegahan Pahala Nainggolan juga menambahkan bahwa sebagaimana disebut dalam Pasal 6 UU No.19 Tahun 2019, ada enam fungsi KPK yang nantinya akan mendukung lima fokus utama pemerintah, antara lain peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), insfrastuktur, regulasi, kemudahan birokrasi, dan transformasi ekonomi. 

“Kami juga sedang menyusun renstra agar bagaimana yang lima (fokus pemerintah) bisa menunjang yang enam (fungsi KPK), oleh karena itu kami ingin CEGAH dapat melihat juga prioritas tersebut,” ujar Pahala. 

Menanggapi hal itu, Chief in Party, USAID CEGAH, Juhani mengatakan USAID-CEGAH saat ini telah memasuki tahun keempat yaitu tahun terakhir untuk program yang sebelumnya telah disepakati di periode kepemimpinan sebelumnya. Ia mengakui, banyak hal yang telah dilakukan bersama KPK terkait lima fokus utama pemerintah, dan untuk itu USAID-CEGAH akan terus mendukung KPK dalam pencegahan korupsi di masa yang akan datang. []

See also  Bamsoet: Sosialisasikan Esensi UU Cipta Kerja ke Semua Elemen Masyarakat

Berita Terkait

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Thursday, 20 August 2026 - 10:57 WIB

Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Wednesday, 19 August 2026 - 22:01 WIB

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Tuesday, 18 August 2026 - 10:32 WIB

Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Saturday, 22 Aug 2026 - 22:52 WIB