Haidar Alwi: Rakyat Bantu Rakyat Menjadi Fondasi Ekonomi Purbaya dan Polri Presisi

Sunday, 5 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute / foto istimewa

R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute / foto istimewa

daelpos.com – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, meyakini bahwa kekuatan bangsa Indonesia lahir dari keselarasan antara rakyat dan negara. Bagi Haidar Alwi, pembangunan bukan hanya soal angka pertumbuhan atau besarnya investasi, melainkan bagaimana solidaritas sosial rakyat, kebijakan fiskal yang tepat, ketahanan pangan, dan stabilitas keamanan bisa berjalan dalam satu irama. “Rakyat adalah pondasi, negara adalah atap. Keduanya harus menyatu agar rumah besar Indonesia tetap kokoh,” ucap Haidar Alwi.

Rakyat Bantu Rakyat: Dua Juta Anak Yatim sebagai Fondasi Moral.

Gerakan Rakyat Bantu Rakyat yang dijalankan Haidar Alwi Care menghadirkan program santunan dua juta anak yatim. Haidar Alwi menegaskan bahwa program ini adalah investasi moral jangka panjang untuk menyiapkan generasi tangguh. “Mereka bukan objek belas kasihan, mereka adalah calon pemimpin bangsa yang harus kita siapkan sejak dini,” kata Haidar Alwi.

Solidaritas sosial ini menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas Indonesia. Ketika rakyat saling menopang, negara akan lebih mudah menyalurkan kebijakan yang besar dan bermanfaat luas. “Solidaritas sosial inilah yang menjadi bahan bakar kebijakan negara. Tanpa rakyat yang kuat, negara akan goyah,” tegas Haidar Alwi.

Karena itu, langkah pemerintah dalam mengelola ekonomi harus berjalan di atas fondasi rakyat yang kokoh. Inilah mengapa kebijakan fiskal di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sangat penting untuk memastikan arah pembangunan tetap berpijak pada kebutuhan rakyat.

Sinergi Pemerintahan Prabowo dan Kebijakan Ekonomi Purbaya.

Presiden Prabowo Subianto menghadirkan arah baru dengan menekankan kedaulatan, kemandirian, dan pertumbuhan yang berkualitas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, adik kelas Haidar Alwi di ITB, menyalurkan semangat tersebut ke dalam kebijakan fiskal. Ia menargetkan pertumbuhan tinggi yang bukan sekadar angka, melainkan janji kesejahteraan bagi seluruh rakyat. “Pertumbuhan 8 persen bukan sekadar target, tetapi janji agar dapur rakyat tetap mengepul dan anak-anak bisa sekolah dengan tenang,” ujar Haidar Alwi.

See also  Penetapan Pagu RAPBN 2026, Wamen Viva Yoga Apresiasi Dukungan DPR Kepada Para Mitra

Kolaborasi antara visi Presiden Prabowo dan kebijakan fiskal Purbaya berpadu dengan energi rakyat. Kebijakan negara diperkuat oleh solidaritas masyarakat, sementara masyarakat merasa lebih percaya diri karena negara hadir dengan solusi. “Ekonomi yang kokoh hanya lahir jika rakyat, pemerintah, dan fiskal saling menopang,” tutur Haidar Alwi.

Pertumbuhan itu tentu tidak bisa dilepaskan dari pilar pangan yang kuat. Sebab tanpa pangan yang terjamin, pertumbuhan hanya akan menjadi angka semu.

Ketahanan Pangan Nasional sebagai Pilar Kedaulatan.

Keberhasilan pemerintah menjaga stok beras hingga rekor tertinggi adalah capaian besar yang menunjukkan keseriusan negara. Haidar Alwi melihat pencapaian ini sebagai langkah strategis untuk menjaga martabat bangsa. “Pangan bukan hanya soal kenyang, tetapi soal martabat bangsa. Jika rakyat makan dengan tenang, maka bangsa ini berdiri dengan kepala tegak,” ucap Haidar Alwi.

Program Leuit Rakyat yang digagas Haidar Alwi Care hadir sebagai pelengkap upaya negara. Dengan menghidupkan lumbung desa dan menghubungkannya dengan Bulog, Indonesia membangun ketahanan dari bawah. “Kedaulatan pangan lahir dari desa, lalu mengalir ke kota, hingga akhirnya menguatkan negara,” kata Haidar Alwi.

Namun, martabat itu tidak akan tegak bila distribusi pangan terganggu. Di sinilah peran Polri Presisi menjadi sangat menentukan untuk memastikan jalannya distribusi yang adil dan aman.

Polri Presisi di Bawah Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Tidak ada pembangunan tanpa stabilitas. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan program Presisi memastikan ruang sosial tetap aman. Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga pengawal jalannya distribusi pangan, bantuan sosial, dan keamanan rakyat. “Polri adalah tiang yang menjaga agar rumah bangsa tidak goyah. Tanpa stabilitas, semua program hanyalah wacana,” tegas Haidar Alwi.

See also  Pertamina Gandeng 3 BUMN Galangan untuk Perawatan Kapal

Dengan kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit, Polri melindungi kebijakan pemerintah dan gerakan sosial rakyat dari gangguan mafia, spekulan, maupun kriminalitas. “Kapolri Presisi menjaga kepercayaan, agar setiap langkah negara dan rakyat benar-benar sampai pada tujuannya,” pungkas Haidar Alwi.

Stabilitas inilah yang menyatukan rakyat, fiskal, pangan, dan keamanan dalam satu arah menuju cita-cita Indonesia Emas.

Integrasi Rakyat dan Negara Menuju Indonesia Emas.

Haidar Alwi meyakini masa depan Indonesia hanya akan cerah bila energi rakyat dan kebijakan negara berjalan beriringan. Santunan dua juta anak yatim menjadi fondasi moral, kebijakan fiskal Purbaya Yudhi Sadewa menjadi mesin pertumbuhan, stok pangan nasional menjadi pilar kedaulatan, dan Polri Presisi menjadi pengawal stabilitas. Semua komponen ini berpadu dalam visi besar Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.

“Bangsa besar adalah bangsa yang rakyatnya tidak hanya menunggu, tetapi bangkit, berbagi, dan bekerja sama dengan pemimpin yang amanah. Inilah jalan menuju masa depan Indonesia yang gemilang,” pungkas Haidar Alwi.

Berita Terkait

KA Argo Bromo Anggrek Tabrakan dengan KRL di Bekasi Timur, Evakuasi Dramatis, Jalur Lumpuh Total
Rocky-Gerung Salaman dengan Prabowo, Kritik Tetap Jalan, Adab Dijaga
Kementerian PU Ngebut! Sekolah Rakyat Tahap II Ditarget Tuntas Juni 2026
Lantik Pemuda Parlemen Indonesia, DPD RI Dorong Pemuda Berperan dalam Berkontribusi kepada Daerah
350 Delegasi Ikuti FPU ke-4, Kunjungi DPD RI
Kementerian PU Tata Kawasan Pulau Penyengat, Perkuat Destinasi Budaya di Kepulauan Riau
Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia
Ketua DPD RI Dorong Penguatan Sinergi Kawasan dalam Halalbihalal Perantau Sumbagsel

Berita Terkait

Tuesday, 28 April 2026 - 07:12 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrakan dengan KRL di Bekasi Timur, Evakuasi Dramatis, Jalur Lumpuh Total

Tuesday, 28 April 2026 - 06:52 WIB

Rocky-Gerung Salaman dengan Prabowo, Kritik Tetap Jalan, Adab Dijaga

Tuesday, 28 April 2026 - 06:43 WIB

Kementerian PU Ngebut! Sekolah Rakyat Tahap II Ditarget Tuntas Juni 2026

Monday, 27 April 2026 - 14:37 WIB

Lantik Pemuda Parlemen Indonesia, DPD RI Dorong Pemuda Berperan dalam Berkontribusi kepada Daerah

Monday, 27 April 2026 - 14:22 WIB

350 Delegasi Ikuti FPU ke-4, Kunjungi DPD RI

Berita Terbaru