Bendung Wampu: Kunci Konversi 10.991 Ha Sawit Langkat ke Pertanian

Saturday, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com— Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengoptimalkan fungsi Bendung Wampu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara untuk mendukung rencana masyarakat mengkonversikan lahan perkebunan sawit menjadi lahan pertanian seluas 10.991 hektar. Dukungan infrastruktur irigasi Kementerian PU merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi pangan Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan komitmennya untuk mempercepat pembangunan jaringan irigasi agar air Bendung Wampu benar-benar sampai ke lahan pertanian masyarakat.

“Bendungan Wampu sudah lama kita bangun, tapi memang pada saat itu kita belum sempat membangun daerah irigasinya. Tahun ini kita selesaikan saluran primernya plus saluran sekundernya di sisi kiri. Nanti akan mengairi sekitar 3.700 hektare sawah, termasuk lahan yang sebelumnya ditanami sawit,” kata Menteri Dody saat meninjau Bendung Wampu, Sabtu (8/11/2025) .

Menurut Menteri Dody, selama ini sebagian besar lahan di sekitar Daerah Irigasi Wampu masih digunakan untuk perkebunan sawit karena keterbatasan air irigasi. Dengan tersedianya jaringan irigasi baru, masyarakat berkomitmen untuk beralih dari sawit ke padi agar lahan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.

“Sebetulnya masyarakat lebih suka tanam padi, tapi karena airnya kurang mereka sulit tanam padi. Mereka sudah menyampaikan, kalau airnya ada, mereka siap konversi dari sawit ke sawah. Ini sejalan dengan arahan Pak Presiden Prabowo bahwa pertahanan pangan adalah bagian dari pertahanan negara,” jelasnya.

Bendung Wampu memiliki dua layanan utama yaitu Daerah Irigasi Wampu Kiri (3.832 hektare) dan Wampu Kanan (7.159 hektare). Hingga saat ini, jaringan primer sepanjang 5,5 kilometer dan sekunder sekitar 44 kilometer sedang diselesaikan untuk mengalirkan air dari Bendung Wampu ke areal pertanian warga. Total anggaran pembangunan jaringan irigasi di sisi kiri sekitar Rp300 miliar.

See also  Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Capai 75 Persen

“Prioritas kita tetap agar setiap bendung dan bendungan yang sudah dibangun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi sawah dan masyarakat,” tambah Menteri Dody.

Pembangunan jaringan irigasi Bendung Wampu tidak hanya memperluas layanan air untuk 9.000 hektare lahan sawit yang dikonversi menjadi sawah, tetapi juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi
Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor
Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman
Tamsil Linrung Sodorkan Solusi Netral Fiskal ke Menkeu
Pemerintah Tetapkan Pemenang Lelang 6 Wilayah Kerja Migas
BGN Perketat Tata Kelola Penerimaan Program MBG.

Berita Terkait

Tuesday, 22 September 2026 - 22:20 WIB

Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP

Tuesday, 22 September 2026 - 22:17 WIB

Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Monday, 21 September 2026 - 14:35 WIB

Dorong Tata Kelola yang Adaptif, HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Monday, 21 September 2026 - 14:05 WIB

Ajak Mahasiswa UMJ Jadi Pengusaha, Mendes Yandri Siapkan 49 Negara Tujuan Desa Ekspor

Sunday, 20 September 2026 - 17:26 WIB

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Berita Terbaru