Dukung Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Membangun Gedung CMU RSUP Dr. Sardjito di Yogyakarta

Saturday, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) resmi menandatangani kontrak pekerjaan Konstruksi Fisik Gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Pembangunan fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan wilayah penyangga. Penandatanganan kontrak dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025 di Ruang Bulat Gedung Administrasi Pusat RSUD dr Sardjito.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Utama RS Sardjito, dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., M.M.R., QHIA; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan selaku PPK, Khadirin, SIP, MARS, M.H., QHIA; Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Affan Priyambodo Permana, Sp.BS(K); Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, drg. Nusati Ikawahju, M.Kes; Direktur Keuangan dan BMN, Linda Permatasari, SE; Direktur Layanan Operasional, dr. Riat El Khair, M.Sc., Sp.P.K., Subsp. P.I.(K), QHIA., M.A.R.S; Kepala SPI RS Sardjito; Tim BPKP Perwakilan D.I. Yogyakarta; Asdatun Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta; Dinas PUP ESDM D.I. Yogyakarta; Konsultan Manajemen Konstruksi PT Cakra Manggilingan Jaya; Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi; Direktur Operasi Wijaya Karya, Hananto Aji; serta Kuasa KSO Hutama–Wika, Nyoman Endi Mahendra.

Pembangunan Gedung CMU dilakukan di kawasan RSUP Dr. Sardjito, Jl. Kesehatan No. 1, Sekip, Sleman – DIY. Bangunan yang akan dibangun ini direncanakan terdiri dari 2 lantai basement dan 14 lantai utama dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2027. Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya menerapkan Building Information Modeling (BIM) berbasis ISO 19650, termasuk penyusunan BIM Execution Plan (BEP) serta pengelolaan dokumen konstruksi melalui Common Data Environment (CDE).

Sebagai pusat layanan terpadu, Gedung CMU dirancang untuk menghadirkan kapasitas lebih dari 250 bed layanan kritis yang mencakup ICU, HCU, ruang observasi, hingga unit resusitasi. Fasilitas layanan bedah diperkuat melalui 21 ruang operasi mayor dan 6 ruang operasi minor yang terintegrasi dengan area pre-operasi dan post-operasi. Di sisi diagnostik, gedung ini dilengkapi berbagai layanan radiologi seperti CT-Scan, MRI, X-Ray, dan fluoroskopi, serta didukung laboratorium terpadu yang mencakup Lab UPTD, Lab Terpadu, Lab BGSi, dan fasilitas patologi anatomi serta molekuler.

See also  Genjot Bangun Rumah di Desa, Kemendes Gandeng Kementerian PKP

Seluruh fungsi pelayanan tersebut disusun melalui desain stacking vertikal 14 lantai untuk memastikan konektivitas antar ruang, mempercepat alur layanan pasien, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan rujukan nasional di RSUP Dr. Sardjito. Bangunan ini memiliki luas total 52.611 m².

Pekerjaan dilakukan di lingkungan rumah sakit yang tetap beroperasi. Oleh karena itu, penerapan sistem keselamatan, pengendalian arus kendaraan internal, serta koordinasi berkala dengan manajemen rumah sakit menjadi prioritas untuk menjaga kelancaran pelayanan kesehatan sepanjang proses pembangunan berlangsung.

Direktur Utama RS Sardjito, dr. Eniarti, M.Sc., Sp.KJ., M.M.R., QHIA, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan rujukan nasional, “Pembangunan ini dilaksanakan dengan prinsip kolaborasi dan akuntabilitas publik dari masyarakat dan untuk masyarakat. Karena itu, dukungan serta pengawasan bersama menjadi bagian penting agar proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan layanan kesehatan nasional. Ini adalah pembangunan dari negara untuk negara. Saat ini proyek yang dijalankan merupakan bagian dari tahap pertama. Tidak menutup kemungkinan, seiring berjalannya pekerjaan dan penyesuaian kebutuhan layanan, berpotensi membuka peluang pembangunan tower kedua sesuai masterplan yang telah disiapkan.”

Hutama Karya sebelumnya juga telah sukses menyelesaikan pembangunan Gedung Ibu & Anak RSUP Dr. Sardjito pada tahun 2024 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Pekerjaan tersebut diselesaikan melalui tahapan konstruksi yang ketat dan terpenuhi sesuai target waktu, sehingga membuktikan kemampuan perusahaan dalam menangani proyek fasilitas kesehatan yang membutuhkan pengendalian teknis tinggi. Keberhasilan ini menjadi fondasi penting bagi Hutama Karya dalam mengerjakan pembangunan Gedung CMU.

Mardiansyah, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyampaikan kesiapan perusahaan dalam melaksanakan proyek ini.“Pekerjaan konstruksi di area rumah sakit aktif memerlukan pengendalian yang presisi. Dengan teknologi konstruksi yang kami terapkan, kami juga berkomitmen untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan kerja, kesehatan, dan lingkungan untuk semua pihak. Kami menerapkan standar keselamatan yang ketat dengan prinsip Zero Fatality, agar seluruh tahapan konstruksi dapat berjalan aman dan terkontrol. Melalui koordinasi yang terstruktur dengan manajemen RSUP Dr. Sardjito, kami memastikan kegiatan konstruksi berlangsung tertib tanpa mengganggu layanan kesehatan,” ujarnya.

See also  Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan Gedung CMU merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional. “Pengembangan fasilitas penunjang medis seperti Gedung CMU selaras dengan Asta Cita Pemerintah yang berfokus pada peningkatan mutu layanan kesehatan dan penguatan infrastruktur publik. Hutama Karya berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan memenuhi aspek kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat,” tutup Mardiansyah.

Berita Terkait

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton
Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional
Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus
Tag :

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 13:17 WIB

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Thursday, 6 August 2026 - 15:27 WIB

Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Wednesday, 5 August 2026 - 14:44 WIB

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 4 August 2026 - 14:19 WIB

HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif

Saturday, 8 Aug 2026 - 10:19 WIB