Pelayanan Tanpa Batas: Perjuangan Awak Mobil Tangki Pertamina Hadapi Banjir & Longsor

Sunday, 7 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Riki Margiono, salah satu Awak Mobil Tangki (AMT) PT Pertamina (Persero), sempat menunggu di sisi jalur Sungai Penuh selama 16 jam saat mengantar BBM ke Kabupaten Kerinci, Jambi. Jarak sejauh 223 kilometer, yang biasanya ditempuh hanya sekitar 6 jam, pada kondisi bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat ini berimbas menjadi sekitar 48 jam perjalanan, karena ruas jalan yang dilaluinya terkena banjir dan tanah longsor.

“Kalau jalan banjir tinggi, kami harus menunggu surut. Kami cuma duduk aja, harus gimana lagi,” jelas Riki saat ditemui di Integrated Terminal Teluk Kabung, Padang, Selasa 2 Desember 2025.

Pekan sebelumnya, saat terjadi banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Riki termasuk awak mobil tangki (AMT) Pertamina, yang dikelola anak usaha, PT Elnusa Petrofin, yang sempat terjebak kala mengantarkan BBM. Bersama 15 AMT lainnya, Riki menunggu hingga banjir sedikit surut. Pertama kali menunggu, Riki masih mendapatkan bantuan nasi bungkus dari tim Rescue Pertamina yang bergerak menyusulnya.

Ketika banjir surut dan dapat dilewati, di tengah jalan Riki kembali terhenti karena terimbas jalan longsor. Sehingga ia kembali bermalam di tengah jalan, menunggu bantuan alat berat untuk membuka jalan.

Memikirkan perjalanannya yang panjang, Riki sering teringat keluarganya yang ada di Padang. Keluarganya juga terdampak banjir, namun Riki sempat mengabari dan memastikan keadaan keluarganya baik-baik saja.

“Mengantar BBM sudah menjadi tugas saya, jadi saya pastikan BBM sampai di SPBU karena sudah banyak masyarakat menunggu. Ketika sampai, rasa khawatir saya berubah menjadi bahagia. Saya melihat masyarakat senang melihat mobil truk yang saya bawa masuk ke SPBU,” ujarnya berkaca-kaca.

See also  Penumpang KA Jarak Jauh, Berlaku Aturan Wajib Vaksin Booster

Di tengah kondisi cuaca ekstrem, banjir, dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, para AMT Pertamina menunjukkan dedikasi luar biasa untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.

AMT menghadapi rute yang terputus, badan jalan yang amblas, hingga genangan banjir yang tinggi. Namun AMT tetap bergerak menembus medan sulit demi menjaga suplai BBM ke SPBU dan fasilitas vital lainnya.

AMT Pertamina lainnya, M Aidil Dzakwan yang bertugas menyalurkan BBM di wilayah terdampak bencana Sumatera Barat, mengisahkan perjalannya dalam mengembankan tugas mengantarkan energi. Ia bersama AMT lainnya harus melewati jalur ekstrim tebing Sitinjau Lauik. Jalur ini terkenal terjal dengan belokan curam. Selain kondisi jalan yang perlu diwaspadai, kini jalurnya pun ramai karena menjadi jalur utama menuju Bukittinggi, Payakumbuh, dan sekitarnya.

“Untuk para AMT yang menyalurkan BBM ke pelosok ke luar kota maupun dalam kota kita tetap safety dan jaga keselamatan dan Kesehatan di jalan. Kita sebagai driver harus tetap semangat walaupun kena hujan, kena panas, kena macet, longsor, banjir, yang namanya petugas kita harus jalani dengan senang hati,”katanya.

Aidil juga menyemangati rekan sesama AMT lainnya untuk terus menjalankan tugas mengantar BBM sampai ke SPBU. Walaupun jalur yang mereka lalui cukup menantang bagi pengendara karena sering mengalami bencana banjir, longsor dan kecelakaan.

“Ayo semangat, pantang menyerah dan tetap berjuang untuk masyarakat. Kita melayani dengan sepenuh hati,” ucapnya.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Pertamina terus mengupayakan pengiriman BBM dilakukan dengan mengikuti standar keselamatan yang ketat. Setiap pergerakan mobil tangki dipantau melalui koordinasi antara Integrated Terminal, depot setempat, AMT, pihak berwenang, dan Road Traffic Control (RTC) yang siaga 24 jam.

See also  Jokowi Resmikan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 Ruas Pamulang-Cinere Sepanjang 3,64 Km

“AMT kami selalu mendapatkan briefing keselamatan, termasuk pembaruan informasi jalur yang aman. Keselamatan tetap nomor satu, namun komitmen menjaga suplai energi juga menjadi tanggung jawab moral bagi kami,” jelas Fahrougi.

Selama masa bencana, Pertamina terus menjaga ketersediaan BBM di SPBU, mendukung kebutuhan BBM untuk alat berat pembersihan material longsor, kendaraan darurat, hingga suplai ke wilayah yang terisolasi.

“AMT tetap menjalankan distribusi di tengah bencana menjadi wujud nyata peran Pertamina dalam menyediakan energi, terutama di saat masyarakat membutuhkan. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat,” tandas Fahrougi.**

Berita Terkait

Investasi Jepang Tembus US$17,1 Miliar, Pemerintah Kantongi Komitmen Baru US$23,6 Miliar
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Program Pertapreneur Aggregator Tembus Rp5,7 Miliar, Pendapatan UMK Terdongkrak
Epson Indonesia Ajak Media Main Padel Sebelum Buka Puasa Bersama
OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026
BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026
Mudik Gratis 2026: Telkom Buka Pendaftaran, Sediakan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut
BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026

Berita Terkait

Friday, 3 April 2026 - 02:25 WIB

Investasi Jepang Tembus US$17,1 Miliar, Pemerintah Kantongi Komitmen Baru US$23,6 Miliar

Wednesday, 1 April 2026 - 16:41 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Wednesday, 1 April 2026 - 16:25 WIB

Program Pertapreneur Aggregator Tembus Rp5,7 Miliar, Pendapatan UMK Terdongkrak

Thursday, 12 March 2026 - 00:59 WIB

Epson Indonesia Ajak Media Main Padel Sebelum Buka Puasa Bersama

Tuesday, 10 March 2026 - 00:55 WIB

OJK: Kinerja Perbankan Diproyeksikan Tetap Solid pada Triwulan I 2026

Berita Terbaru