Teken Kontrak Paket II, Akses Tol Patimban Terus Dikebut

Friday, 19 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Arus barang dari kawasan industri menuju Pelabuhan Patimban kian dekat ke tahap penguatan infrastruktur. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menandatangani kontrak pekerjaan konstruksi Jalan Tol Akses Patimban Paket II bersama PT Jasamarga Akses Patimban pada Kamis (18/12) di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hutama Karya terlibat sebagai anggota Kerja Sama Operasi (KSO) Pembangunan Perumahan – Hutama Karya – Wijaya Karya – Marga Konstruksi Nusantara dalam pekerjaan yang mendukung penguatan akses menuju Pelabuhan Patimban serta keterhubungannya dengan jaringan Tol Trans Jawa.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Jasamarga Akses Patimban, Victor Nazarenko Mahandre, dan Yusdiantoro, S, selaku Kuasa KSO didampingi SVP Departemen Konstruksi Divisi Sipil Umum Hutama Karya, Zainal Abidin disaksikan oleh Jajaran Komisaris PT Jasamarga Akses Patimban.

Ruang lingkup Paket II meliputi pembangunan jalan tol sepanjang ±4,26 kilometer dengan konfigurasi 2 jalur 2 lajur utama, termasuk pembangunan sejumlah struktur dan konektivitas utama, yakni Simpang Susun Pasir Bungur, Overpass Waladin, Underpass Sukamandi-Kalijati, Overpass Babakan Laya, jembatan perlintasan saluran irigasi Tarum Timur dan perlintasan rel kereta api.

Kompleksitas elemen pekerjaan tersebut menjadikan pelaksanaan di lapangan sarat tantangan teknis dan operasional. Koridor penanganan proyek yang melintasi saluran irigasi Tarum Timur, bersinggungan dengan jalur rel Jakarta-Surabaya, serta melewati jalan kabupaten yang tetap aktif digunakan masyarakat, menuntut pengaturan metode kerja yang cermat, manajemen lalu lintas yang terencana dengan baik, serta koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan setempat menjadi kunci untuk menjaga ketertiban area kerja dan lingkungan sekitar, dan memastikan keselamatan publik, serta mempertahankan kelancaran aktivitas di sekitar proyek.

Kehadiran jalan tol ini diharapkan memperkuat rantai logistik menuju Pelabuhan Patimban dan membuat perjalanan dari koridor Tol Trans Jawa ke kawasan pelabuhan lebih efisien, terutama bagi angkutan barang dari kawasan industri melalui pemangkasan waktu tempuh dari Jalan Tol Cikampek KM 89+475 ke Pelabuhan Patimban dari sekitar 1 jam 52 menit menjadi 40 menit.

See also  Lengkapi Fasilitas PON XX Papua, Kementerian PUPR Lakukan Penataan Kawasan Olahraga Kampung Harapan dan Doyo Baru

Sejalan dengan target peningkatan konektivitas tersebut, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa “Pemangkasan waktu tempuh menjadi indikator manfaat yang dirasakan, karena jalur menuju Patimban menjadi lebih ringkas dan pergerakan logistik dari Subang lebih terukur,” ujarnya.

Hutama Karya berkomitmen untuk menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas, sekaligus menerapkan pengendalian risiko pada area yang bersinggungan dengan utilitas dan prasarana eksisting. Koordinasi dengan pihak terkait disiapkan untuk mengatur tahapan kerja, pengamanan lokasi, serta manajemen lalu lintas kerja. Keterlibatan Hutama Karya sebagai anggota KSO sejalan dengan kompetensi perusahaan dalam pengerjaan infrastruktur jalan dan jembatan, serta komitmen untuk menjaga kualitas dan keselamatan pada setiap tahapan pekerjaan.

Berita Terkait

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Jembatan Bailey Wih Kanis di Aceh Tengah Difungsikan, Konektivitas Masyarakat Kembali Pulih
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Pembangunan LNG Abadi Masela Mulai Jalan, Ekonomi Lokal Diyakini Ikut Ngebut

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Tuesday, 21 July 2026 - 07:24 WIB

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Sunday, 19 July 2026 - 19:03 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Saturday, 18 July 2026 - 23:00 WIB

Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Saturday, 18 July 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Putra Awali Langkah Manis Usai Kalahkan Kamboja 3-0

Thursday, 23 Jul 2026 - 00:07 WIB

foto ist

Energy

Indonesia Mulai Kembangkan Bus Hidrogen

Wednesday, 22 Jul 2026 - 18:52 WIB