daelpos.com — Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, H. Yulian Gunhar, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Optimalisasi Sosialisasi Daerah Pemilihan (Sosdapil) 4 Pilar MPR RI Tahap IX Tahun 2025 pada Selasa, 23 Desember 2025 (siang). Kegiatan ini digelar di Gedung Pertemuan, Jl. Bakti I No. 511, Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Sebanyak 150 peserta dari berbagai kelompok masyarakat Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Sosialisasi ini mengangkat tema “Menjaga Persatuan Bangsa”, sebagai respons atas tantangan kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
Dalam pemaparannya sebagai narasumber utama, H. Yulian Gunhar menegaskan bahwa persatuan bangsa merupakan modal utama Indonesia dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan komitmen terhadap NKRI dalam kehidupan sehari-hari.
“Persatuan bangsa tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Yulian Gunhar.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan global, perkembangan teknologi informasi, serta maraknya hoaks dan politik identitas dapat menggerus persatuan jika tidak disikapi dengan kesadaran kebangsaan yang kuat.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif antara Yulian Gunhar dan para peserta. Berbagai pertanyaan, masukan, dan pandangan disampaikan peserta terkait upaya menjaga persatuan di lingkungan masyarakat, khususnya di tingkat lokal.
Yulian Gunhar berharap melalui kegiatan Optimalisasi Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, masyarakat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi Indonesia.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk merawat persatuan bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat,” pungkasnya.








