Stok Beras Awal 2026 Tembus 12,5 Juta Ton, Pemerintah Klaim Swasembada

Monday, 5 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

daelpos.com— Indonesia mencatatkan stok beras nasional yang sangat tinggi hingga awal 2026. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut carry over stok beras dari 2025 mencapai 12,529 juta ton dan menjadi stok awal 2026. Capaian ini dinilai sebagai bukti kuat keberhasilan swasembada beras.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. “Stok beras awal 2026 sangat tinggi dan sangat aman. Sepanjang 2025, sumber stok juga tidak berasal dari impor,” ujar Ketut di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.

Dari total stok itu, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 3,248 juta ton. Sisanya tersebar di rumah tangga produsen dan konsumen, penggilingan, pedagang, serta sektor hotel, restoran, dan katering.

Bapanas mencatat lonjakan stok beras terjadi signifikan dalam dua tahun terakhir. Dibanding stok awal 2024 sebesar 4,134 juta ton, stok awal 2026 meningkat 203,05 persen. Sementara jika dibandingkan stok awal 2025 yang berada di angka 8,402 juta ton, kenaikannya mencapai 49,12 persen.

Ketut menegaskan, pemerintah memutuskan tidak melakukan impor beras konsumsi pada 2026. “Sesuai arahan Kepala Bapanas, Indonesia tidak perlu impor beras di 2026. Ini melanjutkan kebijakan 2025 yang juga tanpa impor,” katanya.

Keputusan tersebut diambil dalam penetapan Neraca Komoditas 2026 yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pemerintah juga memastikan tidak ada impor beras bahan baku industri, sekaligus mendorong pelaku usaha memanfaatkan bahan baku lokal.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan stok beras nasional berada pada level tertinggi sepanjang sejarah. “Ini stok tertinggi sejak Indonesia merdeka. Tanpa impor, CBP kita lebih dari 3 juta ton. Sangat aman sampai Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

See also  Penyidik KPK yang OTT Harun Masiku Tak Dapat Gaji

Dengan kebutuhan konsumsi sekitar 2,591 juta ton per bulan, stok awal 2026 diperkirakan mampu mencukupi hampir lima bulan. Jika produksi beras 2026 mencapai 34,7 juta ton, maka stok akhir tahun diproyeksikan menguat hingga 16,194 juta ton. Pemerintah menegaskan komitmen menjaga kesejahteraan petani dan stabilitas pangan nasional.

Berita Terkait

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia
BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi
HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton
Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional
Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus
Setelah Empat Tahun Pendampingan, Hutama Karya Serahkan Sentra Kriya Ogan Ilir ke Perajin dan Pemkab

Berita Terkait

Friday, 7 August 2026 - 13:17 WIB

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Thursday, 6 August 2026 - 15:32 WIB

Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif

Thursday, 6 August 2026 - 15:27 WIB

Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Wednesday, 5 August 2026 - 14:44 WIB

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 4 August 2026 - 14:19 WIB

HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Berita Terbaru

Nasional

Irigasi Tukad Saba Buleleng Dipelihara, Aliran Air Terjaga

Friday, 7 Aug 2026 - 16:53 WIB

Megapolitan

Tiga Dokumen Langsung Terima Lewat Simpatik Dukcapil

Friday, 7 Aug 2026 - 15:48 WIB

Menkeu Purbaya / foto ist

Berita Utama

Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT

Friday, 7 Aug 2026 - 13:17 WIB

Berita Terbaru

BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR

Friday, 7 Aug 2026 - 13:00 WIB