daelpos.com – Harga minyak dunia ditutup menguat pada perdagangan Jumat, 16 Januari. Penguatan terjadi seiring aksi investor yang menutup posisi jual menjelang libur panjang Martin Luther King Day di Amerika Serikat.
Mengutip Reuters, Senin, 19 Januari, harga minyak mentah Brent naik 0,58 persen ke level US$ 64,13 per barel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat 0,42 persen menjadi US$ 59,44 per barel.
Analis Again Capital LLC, John Kilduff, mengatakan kenaikan harga terutama didorong oleh pembelian teknikal menjelang akhir pekan panjang di AS. “Sebagian besar kenaikan hari ini berasal dari pembelian untuk menutup posisi menjelang libur panjang,” kata dia.
Di sisi lain, pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik setelah militer Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke Teluk Persia. Langkah tersebut memicu spekulasi mengenai potensi eskalasi konflik dengan Iran.
Meski demikian, kenaikan harga minyak tertahan oleh prospek tambahan pasokan global, terutama dari Venezuela. Kilduff memperkirakan suplai minyak dunia akan meningkat sepanjang tahun ini, sehingga berpotensi membatasi dampak risiko geopolitik terhadap harga.
Pelaku pasar menilai dinamika antara ketegangan geopolitik dan potensi kenaikan pasokan akan terus memengaruhi pergerakan harga minyak dalam jangka pendek.








