Kementerian Transmigrasi Siapkan 1.000 Beasiswa, Gandeng 10 PTN Terbaik

Tuesday, 20 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Kementerian Transmigrasi menggandeng 10 perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di Indonesia untuk memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui Program Transmigrasi Patriot yang menyiapkan 1.000 beasiswa serta menurunkan 1.000 akademisi ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan program ini merupakan pengembangan dari pelaksanaan Transmigrasi Patriot tahun 2025 yang telah menghasilkan lebih dari 400 temuan dan rekomendasi pengembangan potensi kawasan transmigrasi.

“Kami melakukan konsolidasi untuk mendiskusikan keberlanjutan Program Transmigrasi Patriot yang insya Allah tahun ini akan dikembangkan dalam bentuk dua program besar. Karena kita ingin betul-betul mencetak SDM yang sangat unggul, bukan lagi sekadar unggul,” kata Iftitah di Jakarta, Minggu (19/1/2026) malam.

Adapun 10 kampus yang terlibat dalam program ini yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin.

Iftitah menjelaskan, Program Transmigrasi Patriot 2026 dikembangkan dalam dua skema utama, yakni Ekspedisi Patriot dan Beasiswa Patriot. Untuk Ekspedisi Patriot, fokus diarahkan pada pengabdian masyarakat yang lebih konkret dan aplikatif di lapangan.

“Jika ada infrastruktur dasar yang belum terpenuhi, para patriot dari kampus unggulan akan membantu masyarakat. Begitu juga dalam bidang teknis seperti pembibitan, pengendalian hama pertanian, pengembangan pariwisata, hingga pertambangan sesuai potensi ekonomi masing-masing kawasan transmigrasi,” jelasnya.

Selain pengabdian masyarakat, Ekspedisi Patriot juga diarahkan untuk mendorong masuknya investasi ke kawasan transmigrasi. Beberapa kawasan prioritas yang akan dikembangkan antara lain Rempang dan Galang di Batam untuk industri, perikanan, dan kelautan; Kaluku di Mamuju untuk pengembangan logam tanah jarang terintegrasi dengan pertanian; serta Salor di Merauke untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

See also  Dana Daerah Masih Banyak Mengendap, Presiden: Jangan Ulangi di 2020!

Sementara itu, program Beasiswa Patriot bertujuan mencetak SDM sangat unggul melalui pendirian Kampus Patriot di tiga kawasan transmigrasi strategis, yakni Barelang (Batam, Rempang, dan Galang), Kaluku (Mamuju, Sulawesi Barat), dan Salor (Merauke, Papua Selatan).

“Kita ingin masyarakat lokal mendapatkan manfaat langsung dari pembangunan dan investasi, sehingga tidak terasing di negerinya sendiri,” tegas Iftitah.

Program beasiswa ini akan melalui proses seleksi ketat, termasuk tes terpusat dan penilaian psikologis. Kementerian Transmigrasi juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Sejumlah universitas internasional seperti Technical University of Munich (Jerman), National Tsing Hua University (Tiongkok), dan Stanford University (Amerika Serikat) telah menyatakan ketertarikannya.

“Ke depan pasti akan ada universitas luar negeri yang bergabung. Bentuknya seperti apa akan bergantung pada kecepatan kita menyesuaikan regulasi yang ada,” pungkas Iftitah.

Berita Terkait

PP PBVSI Berikan Target Tinggi Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang
Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan
Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia
Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir
Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan
DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat

Berita Terkait

Wednesday, 8 July 2026 - 17:32 WIB

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang

Tuesday, 7 July 2026 - 18:58 WIB

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Tuesday, 7 July 2026 - 18:49 WIB

Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia

Tuesday, 7 July 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir

Monday, 6 July 2026 - 22:05 WIB

Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan

Berita Terbaru

News

Prabowo Resmikan B50, RI Hemat Devisa Rp170 Triliun

Thursday, 9 Jul 2026 - 18:38 WIB

Berita Utama

Menteri Iftitah: Investor Global Mulai Lirik Kawasan Transmigrasi

Thursday, 9 Jul 2026 - 17:24 WIB