daelpos.com – Kawasan transmigrasi kini mulai menarik perhatian investor global. Berbagai sektor strategis, mulai dari pusat data (data center), industri galangan kapal, hingga pengembangan kawasan berbasis potensi sumber daya alam, menjadi peluang investasi baru yang tengah dikembangkan pemerintah di kawasan transmigrasi.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, setiap kawasan transmigrasi memiliki karakteristik dan keunggulan komparatif yang berbeda sehingga strategi pengembangannya harus disesuaikan dengan potensi unggulan masing-masing daerah.
“Era ketika kawasan transmigrasi hanya dipandang sebagai kawasan pertanian telah berubah. Hari ini, investor mulai melihat kawasan transmigrasi sebagai lokasi yang kompetitif untuk investasi di berbagai sektor strategis,” ujar Menteri Iftitah, Selasa (7/7).
Salah satu contohnya adalah kawasan transmigrasi di Barelang, Batam, yang dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan pusat data. Kawasan tersebut didukung pasokan listrik yang memadai, lokasi yang strategis, serta konektivitas yang kuat dengan pusat industri dan perdagangan regional.
“Ada kawasan transmigrasi di Batam yang sangat potensial untuk data center. NVIDIA bahkan telah masuk ke kawasan tersebut. Mengapa? Karena kebutuhan listriknya tersedia dan lokasinya sangat strategis,” jelasnya.
Selain itu, minat investor juga datang dari Australia. Menurut Menteri Iftitah, sejumlah calon investor telah datang langsung untuk melihat potensi kawasan transmigrasi sebagai lokasi in








