Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Saturday, 31 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun 2 puskesmas darurat di Provinsi Aceh guna memastikan layanan kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir bandang tetap berjalan optimal. Kedua puskesmas darurat tersebut adalah Puskesmas Darurat Laklak di Kabupaten Aceh Tenggara dan Puskesmas Darurat Lokop di Kabupaten Aceh Timur.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan puskesmas darurat merupakan bagian penting dari upaya kemanusiaan pascabencana. “Dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti. Puskesmas darurat ini kami bangun agar masyarakat terdampak tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus memberikan ruang kerja yang aman bagi tenaga medis,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan data progres fisik per 29 Januari 2026, pembangunan Puskesmas Darurat Lokop di Desa Jering, Kecamatan Serbajadi telah mencapai 75 % sejak dimulai pekerjaan pada 15 Januari 2026 dan ditargetkan selesai Februari 2026 (sebelum Ramadan). Saat ini, pekerjaan fisik difokuskan pada tahap penyelesaian bangunan agar puskesmas dapat segera difungsikan melayani masyarakat.

Sementara itu, pembangunan Puskesmas Darurat Laklak di Desa Lawe Mengkudu, Kecamatan Ketambe telah mencapai progres 35%. Sebelum pembangunan puskesmas darurat, pelayanan kesehatan di wilayah ini dilakukan dalam kondisi terbatas akibat kerusakan fasilitas akibat bencana. Pembangunan puskesmas darurat dimulai pada 23 Januari 2026 dan ditargetkan juga rampung pada Februari 2026, dengan pekerjaan saat ini pembangunan instalasi sanitasi dan rangka struktur bangunan.

Kementerian PU memastikan pembangunan puskesmas darurat dilakukan dengan standar teknis yang memadai agar dapat segera difungsikan dan masyarakat kembali memperoleh pelayanan kesehatan secara normal, aman, dan berkelanjutan. Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh menyebabkan fasilitas kesehatan eksisting mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat difungsikan secara optimal. Di beberapa lokasi, pelayanan kesehatan sebelumnya harus dilakukan secara terbatas di bangunan puskesmas yang telah selesai pembersihan lumpur. (*)

See also  Kunjungi Petani Karanganyar, Mentan SYL Serahkan KUR Untuk Teknologi 4.0

Berita Terkait

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Berita Terkait

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Saturday, 19 September 2026 - 21:59 WIB

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Friday, 18 September 2026 - 11:31 WIB

Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendale Berbenah, Kawasan Wisata Danau Lut Tawar Kini Makin Nyaman

Sunday, 20 Sep 2026 - 17:26 WIB